Partai NasDem Bidik Delapan Kursi DPRD Kota Bandung pada Pemilihan Legilatif 2024

Partai NasDem bidik kesuksesan pada Pemilu 2024 di Kota Bandung. Sebanyak Delapan kursi DPRD jadi bidikan.

Partai NasDem Bidik Delapan Kursi DPRD Kota Bandung pada Pemilihan Legilatif 2024
Partai Nasdem bidik delapan kursi DPRD Kota Bandung di Pileg 2024.

INILAHKORAN, Bandung- Partai Nasional Demokrat (NasDem) bertekad meraih kesuksesan pada kontestasi pemilihan 2024 di Kota Bandung, baik eksekutif maupun legislatif.

Tak hanya mengincar kursi pimpinan DPRD Kota Bandung, NasDem pun menyasar posisi Wali Kota Bandung.

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Saan Mustopa, menyatakan, pihaknya menargetkan meraih delapan kursi DPRD Kota Bandung pada Pemilihan Legislatif 2024.

Baca Juga: Spoiler Thirty Nine Episode 4: Hal Ini Buat Cha Mi Jo Batalkan Rencana Kepergiannya ke Amerika

"Kita ingin kader terbaik NasDem menjadi pimpinan DPRD Kota Bandung. Tak hanya itu, kita juga ingin pada 27 November 2024 (pemilihan kepala daerah), kader terbaik NasDem menjadi wali kota Bandung,” ujar Saan Mustopa, dalam jumpa pers NasDem Memanggil di Ballroom Trans Ibis, Jumat 4 Maret 2022 malam WIB.

Guna mencapai target, Saan Mustopa mengutarakan, pihaknya tengah melakukan rekrutmen dan menyiapkan sosok-sosok yang bakal menjadi kader terbaik NasDem, yang miliki integritas dan berjuang bagi masyarakat.

“Kita terbuka bagi putra putri Kota Bandung yang ingin bergabung. Partai NasDem memperlakukan sama, tidak ada perlakuan khusus antara kader yang lama dengan yang baru. Semua memiliki kesempatan dan peluang yang sama,” ucap Saan Mustopa.

Baca Juga: Spoiler Thirty Nine Episode 4: Chan Young Bongkar Rahasianya pada Jin Seok

Saan Mustopa menyebut hingga kini sudah ada 104 orang bakal calon anggota legislatif yang bakal disaring kembali menjadi 50 orang untuk ditetapkan sebagai calon anggota legislatif.

Dia mengungkap, para bacaleg ini berasal dari beragam profesi dan latar belakang pendidikan, seperti mantan birokrat, pemengaruh (influencer), hingga publik figur.

“Yang ditekankan kepada mereka adalah komitmen, kepedulian, dan keberpihakan kepada masyarakat. Terlebih mereka akan menjadi etalase partai, sehingga harus menjaga marwah Partai Nasdem,” imbuh Saan Mustopa.

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta Sabtu 5 Maret 2022: Reyna Tak Bisa Bertemu Al dan Andin, Begini yang Dilakukan Mama Rosa

Saan Mustopa pun menekankan, Nasdem menjaga prinsip-prinsip politik yang menjaga semangat idealisme dan profesionalitas.

Tidak hanya itu, pihaknya pun konsisten mengusung prinsip politik tanpa mahar.

"Politik tanpa mahar itu hal yang penting, tidak ada jual beli nomor urut di Partai Nasdem. Bukan karena kebanyakan uang, tapi ingin mendapatkan anggota legislatif yang terbaik, yang memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah masing masing,” tegas Saan Mustopa.

Pada kesempatan sama, Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung Rendiana Awangga menuturkan, dalam memilih sosok yang akan menjadi calon anggota legislatif, pihaknya melihat kontribusi dan pengaruh yang bersangkutan di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: 6 Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Bisa Atur Gula Darah hingga Obati Gangguan Pencernaan

“Kita pun tak akan membiarkan bacaleg ini bekerja sendiri, kita akan memberikan informasi peta politik di Kota Bandung, serta pelatihan-pelatihan khusus untuk meningkatkan kompetensi mereka,” imbuh Rendiana Awangga.

Dia tak menyangkal, ketertarikan masyarakat untuk bergabung karena jargon politik tanpa mahar yang kerap didengungkan partai besutan Surya Paloh.

Selain itu, tidak ada pilih kasih dan seluruh kader memiliki kesempatan yang sama untuk membuktikan kualitas mereka, utamanya di masyarakat.

Baca Juga: 6 Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Bisa Atur Gula Darah hingga Obati Gangguan Pencernaan

“Semuanya memiliki parameter dan objektif. Jadi siapapun yang memiliki kompetensi lebih baik dibanding yang lain, silakan menunjukkan dirinya masing-masing,” pungkasnya. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran