Gegara Mengantuk, Sopir Truk Hantam Dua Kendaraan di Padalarang

Sebuah truk dengan nomor polisi B 9414 KYT kehilangan kendali dan menghantam dua kendaraan lain di Jalan Raya Simpang Tagog Padalarang

Gegara Mengantuk, Sopir Truk Hantam Dua Kendaraan di Padalarang
Sebuah truk dengan nomor polisi B 9414 KYT kehilangan kendali dan menghantam dua kendaraan lain di Jalan Raya Simpang Tagog Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
 
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah truk dengan nomor polisi B 9414 KYT kehilangan kendali dan menghantam dua kendaraan lain di Jalan Raya Simpang Tagog Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Rabu 9 Maret 2022 dini hari.
 
Saksi mata Hilman (30) mengatakan, awalnya truk tersebut melaju dari arah Cimahi menuju Cianjur dan seketika kehilangan kendali.
 
"Jadi posisi mobil jenis Expander mau belok ke arah Purwakarta, lalu truk yang melaju dari arah Cimahi tiba-tiba menghantam dari belakang, kemudian menabrak mobil Fortuner yang datang dari arah berlawanan," katanya.
 
 
Ia menyebut, supir truk tadi mengakui dirinya mengemudi dalam kondisi mengantuk. Kemudian langsung meminta maaf dan sudah diamankan pihak berwajib.
 
Saksi lain, Bima (31) menyebut, akibat ngantuk berat, dua unit mobil jenis Mitsubishi Expander plat nomor polisi (nopol) D 1673 UAO dan Mitsubishi Pajero Sport nopol F 4 WZ mengalami kerusakan.
 
"Untuk kerusakan sendiri terparah terjadi pada mobil Expander yang di hantam truk pada bagian belakang. Sedangkan di bagian depan di hantam mobil Pajero Sport," ujarnya. 
 
 
"Untuk informasi sopir mobil Expander berasal dari Cikalongwetan KBB," sambungnya.
 
Menurutnya, di lokasi tersebut kerap kali terjadi kecelakaan, hal itu terjadi lantaran kurangnya penerangan.
 
"Di Jalan Simpang Tagog ini memang rawan kecelakaan namun ini yang terparah, terlebih kalau malam hari kurangnya penerangan jadi rambu-rambu tidak kelihatan," terangnya.
 
 
Sementara itu, Petugas Lantas Polsek Padalarang, Bripda Simon Petrus memastikan, insiden kecelakaan beruntun ini dikarenakan sang sopir truk bermuatan kosong tengah mengantuk dan mengakibatkan laju truk tidak terkendali.
 
"Tidak ada korban jiwa, hanya saja mobil mengalami kerusakan parah dan korban mengalami luka ringan, namun sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," jelasnya.
 
Terkait dengan kondisi para korban, sambung dia, saat ini tengah dalam penanganan rumah sakit untuk pemeriksaan luka-luka yang dialaminya.
 
 
"Dua korban luka, yakni istri dan anak dari pengemudi mobil Expander," ujarnya.
 
Ia menuturkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan diketahui pelaku yang mengemudikan truk berasal dari Jakarta, sementara korban diketahui merupakan warga Kota Bandung dan KBB.
 
"Kerugian korban hanya material mencapai ratusan juta rupiah. Mengingat kondisi kedua mobil mengalami rusak parah," pungkasnya.*** (agus satia negara).
 
 
 
 


Editor : inilahkoran