Jalur Maut Kampung Citiis KBB Makan Korban, Truk Pengangkut Air Terperosok ke Tebing
Sebuah truk pengangkut air terperosok di Jalur Maut, Kampung Citiis, Kecamatan Cililin, KBB. Simak kronologinya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Lagi, jalur maut di Kampung Citiis, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memakan korban.
Sebuah truk pengangkut air terperosok ke sebuah tebing di jalur maut Kampung Citiis, KBB itu pada Kamis 17 Maret 2022 malam WIB.
Akibatnya, truk pengangkut air yang terperosok itu mengalami kerusakan parah di bagian depan.
Baca Juga: Hukum Mencicipi Makanan Saat Puasa Ramadhan, Ustadz Abdul Somad: Tidak Batal Asalkan...
Kaca bagian depan truk pengangkut air itu pecah setelah terjun ke bawah tebing setinggi kurang lebih delapan meter.
Sementara untuk bagian tangki air terlihat mengalami penyok dan cacat akibat goresan.
Berdasarkan informasi yang didapat di lokasi kejadian, mobil truk dengan nomor polisi D 8278 VW itu melaju dari arah Rancapanggung menunu Cililin.
Kendati demikian, saat tiba di lokasi jalan yang menurun, sopir diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali.
Baca Juga: Terungkap! Tujuan Terselubung Doni Salmanan Sawer Sejumlah Publik Figur, Ternyata untuk...
"Kejadiannya kemarin sekitar jam delapan malam, tapi sampai sekarang mobil itu belum diderek ke atas," kata warga sekitar Sobandi (62).
Ia mengaku, tidak mengetahui kondisi sopir ataupun kernet truk tersebut lantaran setelah kejadian langsung diamankan.
"Sementara untuk barang-barang lainnya sudah diamankan dan tinggal truk yang ditinggalkan di lokasi," ujarnya.
Warga asli Kampung Citiis ini mengaku jika jalan di kawasan tersebut cukup rawan. Hal itu lantaran posisinya seperti cekungan, jadi kendaraan dari arah Rancapangung maupun Cililin biasanya menginjak gas agar bisa melewati tanjakan.
Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Jumat 18 Maret 2022: Reyna Sedih Tak Dapat Perhatian Al dan Andin
"Kecelakaan di sini sudah sering, beberapa kali bahkan ada korban meninggal dunia, karena jalurnya rawan dan ada tebing," bebernya.
Lebih lanjut ia menuturkan, truk yang terjun bebas itu bisa saja terjerembab lebih dalam lagi ke dasar tebing. Namun posisinya tertahan oleh sejumlah pepohonan sehingga tidak sampai terjungkal ke dasar tebing.
Baca Juga: Cek Jadwal SIM Keliling Cimahi Jumat 18 Maret 2022
"Kalau liat bekasnya, truk itu sempat menghantam pohon dan tertahan kabel serta pohon dibawahnya. Jadi gak sampai terjun ke dasar," pungkasnya.*** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


