Viral Video Perempuan Muda di Bandung Aniaya Teman Sendiri dengan Brutal, Begini Pernyataan Polisi
Video seorang perempuan muda di bandung aniaya temannya sendiri secara brutal di sebuah kamar kos viral di media sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Beredar potongan video seorang perempuan muda di bandung aniaya temannya sendiri secara brutal di sebuah kamar kos.
Dua potongan video berdurasi kurang dari lima menit itu, perempuan yang diduga asal Bandung menganiayaa perempuan lainnya yang mengenakan sweater hitam.
Dua potongan video pendek dan beberapa frame poto yang menunjukan luka lebam akibat kekerasan itu, diunggah ke media sosial oleh akun facebook bernama Novaa II sekitar satu hari lalu.
Baca Juga: Pendukung Bahar bin Smith Serbu PN Bandung, Jelang Sidang Perdana Kasus Penyebaran Berita Bohong
Akun Novaa II ini diperkirakan sebagai kakak dari korban yang belum diketahui namanya itu.
Dalam unggahannya itu, ia menambahkan keterangan berbahasa Sunda yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, kira-kira begini:"
"Sama orang tua saya itu anak disayang-sayang, eh ini sama orang lain kok dirusak seperti ini. Bagaimana kalau kejadian itu menimpa kamu @NengDevi, ayolah katanya enggak takut sama hukum@NengDevi mau jadi jagoan kesiangan?Awokawok nanti nangis ditunggu itikad baiknya yah sayang)."
Baca Juga: Bangunan MTs Darul Fikri di Cipongkor Roboh, Kemenag KBB Ajak Para Kepsek Urunan
Video dalam kamar dengan lampu remang itu terlihat seorang perempuan berbaju sweater hitam duduk di kasur.
Kemudian dihampiri seorang perempuan berbaju daster putih garis-garis hitam, beberapa kalimat kasar yang menuding perempuan berbaju hitam, sejurus kemudian dengkul kaki perempuan berbaju putih itu mendarat di wajah korban.
Tak hanya sampai di situ, beberapa tamparan dan pukulan pun menghujam korban yang sama sekali tidak melakukan perlawanan itu.
Dalam video itu juga muncul seorang lelaki yang mencoba menghentikan kekerasan tersebut. Aksi brutal perempuan berbaju putih itu, direkam oleh seorang perempuan yang diduga teman dari pelaku.
Baca Juga: Bangunan MTs Darul Fikri di Cipongkor KBB Roboh, Kemenag Sebut Kerugian Rp250 Juta
Potongan video dan beberapa frame poto itu, sontak mendapatkan beragam komentar lini masa. Diantaranya dari akun Tintin Astria, yang mengatakan,
"Teu tega ninggalna sumpah astagfirullah so ngajago pisan siah . Gs dilaporkeun benang ku polisi mah leweh belegug pisan."
Kemudian akun Muhammad Ronall menimpali,
"Dugi Di Siksaan Kituu Karunyaa Kedahh Di Benang Keun Eta Mah Asli Si Devi Teh Sanggar Pisan Eta Jalmii."
Sementara itu Humas Polsek Katapang Bripka Sulistio Hadi membenarkan jika kemarin ada pelapor yang datang ke Polsek Katapang.
Baca Juga: 'Green Mothers Club' Bagikan Poin Penting untuk Memperkenalkan Drama Menjelang Tayang Perdana
Ia melaporkan soal dugaan tindak kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang perempuan terhadap perempuan lainnya.
Namun, karena tempat kejadiannya perkara (TKP) ada di Kecamatan Dayeuhkolot, petugas SPK saat itu menyarankan agar melapor ke Polsek Dayeuhkolot.
"Memang benar ada yang datang melapor, tapi karena TKP nya itu di Dayeuhkolot. Kami sarankan segera lapor ke Polsek Dayeuhkolot secepatnya, karena khawatir luka lebamnya keburu enggak ada saat di visum," ujarnya.***(rd dani r nugraha)
Editor : inilahkoran


