Yana Mulyana Pastikan Ketersediaan Pangan di Kota Bandung Aman Hingga Idul Fitri

Stok pangan di Kota Bandung dipastikan aman hingga Lebaran Idul FItri setelah Plt Wali Kota Bandung mengecek ke gudang bulog di Gedebage

Yana Mulyana Pastikan Ketersediaan Pangan di Kota Bandung Aman Hingga Idul Fitri
Stok pangan di Kota Bandung dipastikan aman hingga Lebaran Idul Fitri 2022 setelah Plt Wali Kota Bandung melakukan pengecekan di Gudang Bulog.

INILAHKORAN, Bandung - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, kebutuhan pangan di Kota Bandung tersedia dan dalam jumlah yang cukup hingga Hari Raya Idul Fitri 2022.

Hal ini dipastikan Yana Mulyana seusai meninjau stok kebutuhan bahan pangan pokok ke Komplek Pergudangan Bulog kawasan Gedebage, Kota Bandung pada Kamis 31 Maret 2022 siang.

"Menghadapi bulan suci Ramdhan, stok pangan Kota Bandung aman tercukupi. Insya Allah aman, dan harga juga insya Allah terjangkau. Kalau ada kenaikan, masih terbilang wajar," kata Yana Mulyana.

Baca Juga: Hukum Ramadhan: Jawaban Buya Yahya Soal Apakah Puasa Tanpa Niat dan Sahur Tetap Sah?

Namun begitu, Yana Mulyana menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panic buying. Sebab hal itu hanya akan membuat ketersediaan stok pangan menjadi tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Jadi membeli sesuai kebutuhan. Kalau panic buying, dia beli banyak sehingga over kebutuhan normalnya. Misal kebutuhan Kota Bandung 80 ton per bulan, menjadi 150. Tetapi kita menjamin stok aman," ucapnya.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Bandung, Yuliani Alzam mengatakan, jumlah masing-masing komoditi yang tersedia di Gudang Bulog saat ini bervariatif. Namun yang paling 'hits' adalah minyak goreng.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Kota Bandung Akan Awasi Tempat Ngabuburit Selama Ramadhan

"Saat ini kita hanya memiliki sekitar 500 kardus dengan isi setiap kardusnya sebanyak 12 pouch. Isinya ada yang 1 atau 2 liter. Tetapi kita sudah order sebanyak 3000 kardus, dan keluar awal April ini," kata Yuliani Alzam.

Ketersediaan lainnya adalah gula pasir 80 ton, beras premium 100 ton dan beras medium sebanyak 158 ton. Untuk beras, akan sanggup melayani kebutuhan masyarakat Kota Bandung hingga lima bulan ke depan. *** (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran