Trans Metro Pasundan Mulai Beroperasi di KBB, Ini Kelebihannya
Trans Metro Pasundan koridor dua yang melintasi wilayah KBB mulai beroperasi dengan rute alun alun Bandung Kota Baru Parahyangan Padalarang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Bus Trans Metro Pasundan koridor dua dengan rute Kota Baru Parahyangan, Padalarang - Alun-alun Kota Bandung mulai terlihat di wilayah KBB.
Menariknya, bus Trans Metro Pasundan koridor dua tersebut terlihat mewah dan nyaman, bahkan penampilan sopir pun terlihat rapi. Adapun kapasitas penumpang dari bus medium 3/4 ini sekitar 22-31 orang, dan diharapkan bisa membuat pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan massal.
Penampilan bus Trans Metro Pasundan koridor dua tersebut sangat mewah dan nyaman dengan dikemudikan oleh sopir yang berpenampilan rapih. Bus medium 3/4 ini memiliki kapasitas penumpang antara 22-31 orang, dan diharapkan bisa membuat pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan massal.
Baca Juga: Usai Kalahkan Vicky Prasetyo, Azka Corbuzier Lawan Paris Pernandes
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), KBB, Lukmanul Hakim mengatakan, bus Trans Metro Pasundan koridor dua sudah resmi beroperasi sejak Jumat 8 April 2022.
"Ada 20 unit kendaraan yang beroperasi dan sekarang masih dalam masa uji coba," katanya.
Ia menyebut, bus koridor dua melintasi rute dari Kota Baru Parahyangan, Padalarang - Alun-alun Kota Bandung melalui Kota Cimahi.
"Untuk di kawasan Kota Baru Parahyangan bus ini rutenya hingga IKEA dan memutar kembali lagi, karena tidak ada shelter pemberhentian khusus," sebutnya.
Baca Juga: Hukum Ramadhan, Sholat Perempuan dalam Keadaan Keputihan, Buya Yahya: Tetap Sah, Tapi Harus Begini!
Menurutnya, kehadiran bus Buy The Service (BTS) ini kembali menunjang transportasi massal di KBB setelah bus DAMRI rute Ciburuy-Alun-alun Bandung tidak lagi beroperasi.
"Ke depan Bus Trans Metro Pasundan akan diarahkan melalui Terminal Curug Agung dan melintasi Stasiun Padalarang," tuturnya.
Ia menjelaskan, transportasi ini ke depan akan terintegrasi dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung yang berhenti di Stasiun Padalarang.
"Nantinya, penumpang akan mudah mengakses angkutan massal meski harus berganti jenis moda transportasinya," ujarnya.
Baca Juga: Terbaru! Biaya Daftar UTBK SBMPTN 2022
Lebih lanjut ia menerangkan, pihaknya juga sedang melakukan kajian jaringan trayek angkutan massal. Seperti trayek wisata ke Lembang dari Padalarang, jalur Pasir Halang, Cisarua, melalui kawasan perkantoran Pemda KBB. Serta pembukaan trayek di jalur selatan seiring dengan telah selesainya pembangunan jalan yang dilakukan.
"Nantinya transportasi massal di KBB akan semakin terintegrasi baik ke utara dan selatan. Sehingga bisa memacu peningkatan kualitas kendaraan umum yang ada, baik jenis bus medium ataupun angkutan kecil," tandasnya.
Seperti diketahui, Bus Trans Metro Pasundan BTS Bandung Koridor 2 (Kota Baru Parahyangan - Alun-alun Kota Bandung) dan Koridor 3 (Baleendah - BEC) mulai diujicobakan sejak kemarin. Bus implementasi program buy the service (BTS) dari Kemenhub RI ini untuk pengembangan angkutan umum di perkotaan berbasis pembayaran digital. *** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


