INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong pelaksanaan vaksinasi booster untuk memberi perlindungan lebih, dan menjadi salah satu syarat perjalan mudik Lebaran 2022.
Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, pencapaian vaksinasi booster di Kota Bandung telah menyentuh angka 30 persen. Hal itu sesuai dengan apa yang telah ditargetkan pihaknya.
"Dosis tiga kita sudah di angka 30 persen. Mudah-mudahan kita terus bisa tingkatkan, karena dua tahun masyarakat tidak mudik. Dengan semakin banyak mendapat vaksin booster. Semakin banyak juga yang bisa mudik," kata Yana Mulyana, Rabu 20 April 2022.
Meski begitu, Yana Mulyana tetap mengingatkan masyarakat untuk terus melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi pemerintah pusat tengah mengkaji kemungkinan pandemi Covid-19 menjadi endemi.
Dalam pandangannya, masyarakat tetap diwajibkan prokes. Minimal penggunaan masker dan antiseptik. Karena bagaimana pun, virus Covid-19 akan terus bermutasi sekali pun telah menjadi endemi.
"Penerapan prokes. Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita untuk mempersiapkan endemi. Makanya masker, antiseptik harus tetap diperlukan, karena saya bilang tadi virus akan terus bermutasi, virus apapun itu. Sementara karakter virus bisa kita lawan melalui prokes," ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengaku telah menyiapkan pos pelayanan kesehatan yang tersebar di delapan puskesmas. Pos tersebut pun hadir di terminal, stasiun dan bandara.
"Jadi kita siapkan pos statis itu di delapan puskesmas yang kita siapkan di kewilayahan. Lalu di terminal, stasiun dan bandara. Kita bekerjasama juga dengan PT KAI, dan juga pihak kepolisian. Kita juga gandeng PMI dan seluruh rumah sakit," kata Ahyani Raksanagara. *** (Yogo Triastopo)