Banjir Babakan Madang Kerap Terjadi Sejak Perumahan Milik Sentul City Dibangun

Warga Cijayanti Babakan Madang mengaku daerahnya sering banjir pasca perumahan mewah milik Sentul City dibangun

Banjir Babakan Madang Kerap Terjadi Sejak Perumahan Milik Sentul City Dibangun
Banjir yang melanda Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor kerap terjadi semenjak perumahan mewah milik Sentul City dibangun. (foto istimewa)

INILAHKORAN.ID - Juanda warga Kampung Carewed, RT 04 RW 01 Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor menuturkan bencana Banjir Rabu sore hingga malam kemarin adalah yang terbesar.

Jika pada bencana Banjir dua bulan lalu, tinggi mata air mencapai 1 meter, tadi malam tinggi Banjir mencapai 2 meter.

Sejumlah rumah tetangganya, pun ambruk di bagian dindingnya. Karena air dari Kali Saripati tidak hanya membawa lumpur, tetapi juga batang - batang kayu, ular dan ikan lele.

Juanda mengungkapkan, bencana Banjir di Cijayanti Babakan Madang ini karena permukiman warga berada di bawah jalan perumahan Sentul Alaya, atau tepatnya Clustet Sanctuary, Sentul City.

"Dulu lahan yang saat ini jadi jalan dan jembatan perumahan sejajar, lalu diurug hingga tinggi jalan seatap rumah warga. Sejak saat itu, kami rutin diterjang Banjir hingga paling parah tadi malam, hingga air sampai dua meter,"  ungkap Juanda kepada wartawan, Kamis, 12 Februari 2026.

Juanda menambahkan, terjadi perubahan arah arus Kali Saripati, hingga jika hujan selama satu hingga dua jam saja, Kampung Carewed langsung terdampak bencana Banjir.

"Dulu waktu sebelum ada perumahan, air Kali Saripati ditampung ke sawah dan lapangan. Kini arus airnya balik arah ke Kampung Carewed," tambahnya.

Aisyah ibu rumah tangga warga Kampung Babakan RT 01 RW 01 Desa Cijayanti menuturkan, bahwa keluarganya sudah meninggikan lantai hingga 30 Cm namun air Kali Cijayanti tetap masuk ke rumahnya.

"Biasanya kalaupun Banjir, air tidak masuk ke dalam rumah. Kemarin, mah Banjir hingga sedada orang dewasa, lumpur, batang kayu, ular dan ikan lele juga pada masuk ke rumah warga," tutur Aisyah. 


Editor : Ahmad Sayuti