Bantu Sepak Terjang Partai, DPD PKS KBB Resmi Lantik Pengurus Gema Keadilan
DPD PKS Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara resmi melantik para pengurus Generasi Muda (Gema) Keadilan periode 2021-2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - DPD PKS Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara resmi melantik para pengurus Generasi Muda (Gema) Keadilan periode 2021-2026.
Kendati baru dilantik, Gema Keadilan merupakan sayap partai PKS yang berisikan anak-anak muda kreatif dengan daya jelajah yang kuat dan sudah aktif sejak dikukuhkan.
"Pengurus Gema Keadilan DPD PKS KBB memang baru, namun untuk aktivitas sudah berjalan sejak lama," kata Ketua Umum DPD Gema Keadilan, Parid Rida saat ditemui di Kantor DPD PKS KBB.
Sebelumnya, jelas dia, Gema Keadilan dikenal dengan sebutan Gerakan Persaudaraan Pemuda. Namun, karena ada berbagai perubahan dari pusat, maka sayap partai ini pun turut berubah dan bertransformasi menjadi seperti sekarang.
"Usai pelantikan ini kita bakal gelar rapat kerja (raker) untuk membahas program terdekat dan ditindaklanjuti turun ke setiap kecamatan untuk mengaktivasi struktural yang sudah ada," jelasnya.
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan lantaran ada skema yang harus diubah, salah satunya pembentukan Gema Keadilan baru di tingkat kecamatan.
"Gema Keadilan sudah ada di 16 kecamatan, tapi ada dua kecamatan yang bongkar pasang kepengurusan. Jadi, hanya 14 kecamatan yang aktif," tuturnya.
Ia menuturkan, dua kecamatan yang bongkar pasang itu terjadi karena faktor yang ada di wilayah. Sebab, Gema Keadilan harus dibentuk oleh orang-orang yang mau bekerjasama dan berjuang satu visi dan misi.
"Jadi, Gema Keadilan ini dibentuk bukan karena ada sesuatu atau timbal balik," ucapnya.
Lebih lanjut ia menerangkan, hadirnya sayap partai ini bertujuan untuk membantu sepak terjang partai di lapangan.
"Kita bantu PKS dan harus bisa memenangkan PKS KBB," imbuhnya.
Ia menyebut, Gema Keadilan menargetkan anak-anak muda yang semangat mengubah era lantaran zaman sekarang sudah berbeda.
"Selain itu, mereka juga harus bisa mengubah cara pandang pemuda terhadap politik. Makanya, segmentasinya anak-anak muda," sebutnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

