Baru 80 Persen, DPRD Kabupaten Bogor Bakal Panggil Kontraktor SMPN 2 Cibinong dan Dinas Pendidikan
Akibat meluncur ke awal 2023 dan progres pembangunan ruang kelas SMPN2 Cibinong sekitar 80 persen, Komisi III DPRD Kabupaten Bogor akan memanggil penyedia jasa, konsultan pengawas dan Dinas Pendidikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cibinong - Akibat meluncur ke awal 2023 dan progres pembangunan ruang kelas SMPN2 Cibinong sekitar 80 persen, Komisi III DPRD Kabupaten Bogor akan memanggil penyedia jasa, konsultan pengawas dan Dinas Pendidikan.
"Kami akan panggil penyedia jasa, konsultan pengawas dan Dinas Pendidikan, terkait pembangunan enam ruang kelas SMPN 2 Cibinong," kata anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Permadi, Minggu 8 Januari 2023.
Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Ferry Roveo Checanova menambahkan jajarannya akan memastikan pembangunan SMPN 2 Cibinong dilanjutkan dengan masa tambahan waktu dan besarnya sanksi denda yang diberikan Dinas Pendidikan ke PT Putra Menara Pratama.
"Dalam pemanggilan nanti kami akan meminta alasan keterlambatan pembangunan enam ruang kelas di SMPN 2 Cibinong, kami ingin pastikan proyek senilai Rp2,7 miliar ini bisa tuntas pekerjaannya di saat masa tambahan waktu," tambah Ferry.
Politikus PPP ini juga meminta PT Putra Menara Pratama menambah tenaga dan jam kerja, serta menyesuaikan dengan masa belajar anak didik, yang akan dimulai Senin besok.
Sementara itu, Pelaksana PT Putra Menara Pratama Samidan beralasan molornya pekerjaan pembangunan enam ruang kelas SMPN 2 Cibinong dikarenakan cuaca di Kabupaten Bogor yang sering hujan.
"Terutama di Desember hingga Januari ini, hujan terus menerus di Kabupaten Bogor. Selain itu, kami ada pergantian tim pekerjaan di akhir atau awal tahun ini," ucap Syahidan.
Konsultan Pengawas PT Madani Ade Nursalik menjelàskan bahwa tidak ada kendala permodalan, bahkan barang-barang material melebihi dari kebutuhan yang ada.
"Tim kerja yang awal agak lama, hingga penyedia jasa mengambil tim yang baru. Untuk modal. PT Putra Menara Pratama saya lihat memang memiliki modal sebelum memulai pekerjaannya," jelas Ade Nursalik.*** (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

