Bekal Aviasi Menuju Karier
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Tangerang - Memasuki dunia kerja menjadi tujuan utama banyak siswa sekolah menengah kejuruan, setelah lulus. Namun, di sektor penerbangan, kesempatan itu sering kali bergantung pada satu syarat penting: kepemilikan lisensi aviasi.
Kesempatan itulah yang kini mulai dibuka melalui Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Lisensi Aviasi yang diselenggarakan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug. Program tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi para lulusan untuk memasuki industri penerbangan dengan bekal kompetensi yang dibutuhkan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Holiludin menilai, manfaat program tersebut akan semakin besar apabila diikuti dengan terbukanya lapangan kerja bagi para peserta yang telah mengantongi lisensi.
“Program ini akan semakin optimal apabila dibarengi dengan penyerapan tenaga kerja oleh dunia usaha. Karena syarat mereka diterima adalah adanya lisensi aviasi. Maka syarat tersebut sudah terpenuhi,” kata Holiludin di Tangerang, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (6/8).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia industri menjadi kunci untuk menciptakan sumber daya manusia yang siap bersaing sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda.
Program tersebut juga dinilai sejalan dengan Program Gampang Kerja Pemerintah Kota Tangerang yang berfokus pada peningkatan kompetensi calon tenaga kerja agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri.
Holiludin mengatakan, DPRD Kota Tangerang telah berkomunikasi dengan jajaran PPI Curug agar program Diklat Pemberdayaan Masyarakat Lisensi Aviasi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Tahun ini, pelatihan diikuti 200 siswa SMK Negeri 6 Kota Tangerang selama enam hari, mulai 4 hingga 9 Agustus 2026. Para peserta mendapatkan materi mengenai Dangerous Goods serta kompetensi dasar penerbangan yang menjadi kebutuhan industri aviasi. (gin)
Editor : Inilahkoran


