Berbeda dengan KBB, Kuota Haji 2026 Kota Cimahi Naik 2,1 Persen
Berbeda dengan Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengalami penurunan hingga 88,1 persen sebagai imbas kebijakan Pemerintah Pusat yang melakukan distribusi kuota haji.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Berbeda dengan Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengalami penurunan hingga 88,1 persen sebagai imbas kebijakan Pemerintah Pusat yang melakukan distribusi kuota haji.
Kota Cimahi justru mengalami peningkatan kuota haji 2026 hingga 2,1 persen atau 536 orang, dari sebelumnya hanya 525 calon jemaah haji. Tak hanya itu, Cimahi juga mendapat kuota cadangan sebanyak 163 orang.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi Nandang Rahayu mengungkapkan rasa syukurnya atas penambahan kuota haji ini.
"Alhamdulillah, Kota Cimahi mendapat tambahan 11 jemaah untuk tahun 2026, dari 525 menjadi 536 jemaah," kata Nandang, Kamis 19 November 2025.
Nandang menjelaskan, penambahan kuota haji ini merupakan dampak dari kebijakan baru Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) terkait pendistribusian kuota haji.
Menurutnya, sistem daftar tunggu nasional kini disamaratakan di seluruh provinsi, tidak lagi berdasarkan populasi Muslim di daerah tersebut.
"Sekarang berdasarkan daftar saat keberangkatan yang akan diberangkatkan tahun 2026 adalah mereka yang mendaftar di tahun 2013 hingga awal 2014," jelasnya.
Nandang menyebut, kebijakan baru ini membawa angin segar bagi calon haji, lantaran daftar tunggu keberangkatan kini dipangkas dari 30 menjadi 26 tahun.
Meski demikian, pihaknya mengingatkan bahwa kuota haji dapat berbeda setiap tahunnya. Saat ini, jumlah daftar tunggu jemaah haji di Kota Cimahi mencapai 27.833 orang.
"Setiap tahun pasti beda-beda. Bisa saja di tahun 2027 kuota Kota Cimahi menurun," imbuhnya.
Selain itu, Nandang juga menyoroti bahwa kuota haji yang diterima selama ini tidak sebanding dengan jumlah pendaftar yang terus meningkat.
"Rata-rata setiap tahun ada 500 orang yang mendaftar," katanya.
Untuk mempersiapkan keberangkatan haji tahun 2026, lanjut Nandang, Kemenag Kota Cimahi telah memulai berbagai persiapan.
"Pengurusan paspor dan visa biometrik bagi jemaah yang masuk daftar keberangkatan tengah dikebut," ucapnya.
Selain itu, pengecekan kesehatan juga mulai dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Cimahi.
"Untuk proses paspor, alhamdulillah sudah 70 persen yang punya. Visa biometrik juga sudah 200 jemaah haji. Cek kesehatan sudah mulai dilakukan sejak Oktober," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

