Besok Diresmikan, Alun-alun Kota Bogor Hanya Bisa Diakses Satu Pintu

Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan meresmikan Alun alun Kota Bogor besok. Namun, lantaran masih PPKM , pusat kota itu diakses satu pint u.

Besok Diresmikan, Alun-alun Kota Bogor Hanya Bisa Diakses Satu Pintu
Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan meresmikan Alun alun Kota Bogor.

INILAHKORAN, Bogor - Besok, Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan meresmikan Alun alun Kota Bogor. Namun, lantaran kebijakan PPKM masih diterapkan masyarakat hanya bisa mengaksesnya dari satu pintu saja.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, masyarakat harus bersabar apabila ingin bermain di Alun alun Kota Bogor. Pasalnya, karena masih menerapkan PPKM sehingga taman-taman kota di Kota Hujan belum bisa dibuka.

"Untuk Alun alun Kota Bogor, insyaallah Pak Gubernur Jabar me-launching besok. Tapi karena masih PPKM, hanya akses dari Stasiun Bogor pintu timur yang akan dibuka," kata Dedie, Kamis 16 Desember 2021.

Baca Juga: Ridwan Kamil Sebut ALun-alun Kota Bogor Seperti di Eropa, Begini Penampakannya

Dia melanjutkan, momen itu pun jadi pertama kali dalam sejarah. Dengan membuka pintu timur Stasiun Bogor itu masyarakat pengguna kereta rel listrik (KRL) Commuter Line punya beberapa alternatif akses.

"Yang pertama tetap di Jalan Mayor Oking, yang kedua sekarang dari Alun alun Kota Bogor. Kami harapkan nanti wisatawan ber-KRL ke Kota Bogor," tuturnya.

Baca Juga: Pemkot Bogor Geber Pengerjaan Proyek Alun-alun Kota Bogor

"Jadi wisatawan bisa menggunakan KRL ke Kota Bogor, aksesnya lebih mudah, nyaman dan cepat tentunya bebas macet. Saat ini dilihat banyak yang bekerja ke Jakarta, saat berangkat KRL Commuter Line penuh dan saat pulang kosong. Nah, diharapkan saya pulang itu mau pagi, siang atau sore, bisa diisi oleh wisatawan. Karena kan aksesnya semakin mudah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor Irfan Zacky menyebutkan dalam area Alun alun Kota Bogor itu akan ada empat segmen.
Pembagian segmen itu yakni zona botani atau area hutan kota, zona plaza utama, zona religi, dan zona rekreasi atau area penunjang. Nantinya, dia menyebutkan akan ada pengerjaan pembangunan skybridge dari proyek double track Bogor-Sukabumi. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran