Bey Machmudin Harap KDM Akselerasi TPPAS Regional Legoknangka

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali melakukan komunikasi dengan investor TPPAS Regional Legoknangka, Kabupaten Bandung, yakni PT Sumitomo dan PT Jabar Environmental Solutions (JES) secara daring, Rabu 22 Januari 2025.

Bey Machmudin Harap KDM Akselerasi TPPAS Regional Legoknangka
Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali melakukan komunikasi dengan investor TPPAS Regional Legoknangka, Kabupaten Bandung, yakni PT Sumitomo dan PT Jabar Environmental Solutions (JES) secara daring, Rabu 22 Januari 2025.

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali melakukan komunikasi dengan investor TPPAS Regional Legoknangka, Kabupaten Bandung, yakni PT Sumitomo dan PT Jabar Environmental Solutions (JES) secara daring, Rabu 22 Januari 2025.

Saat ini, progres TPPAS Regional Legoknangka masih dalam kajian, Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Mengingat masa kerjanya menjadi Pj Gubernur Jabar tinggal sekitar dua pekan lagi, maka dirinya berharap Gubernur Terpilih Dedi Mulyadi dapat menindaklanjuti.

Apalagi Dedi Mulyadi atau KDM kata dia, bakal bertemu dengan Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia, untuk mengakselerasi TPPAS Regional Legoknangka.

"Masih proses. Nanti saya titipkan ke Pak Gubernur ke 18 (KDM). Beliau akan bertemu dengan Pak Bahlil supaya diakselerasi," ujar Bey Machmudin di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu 22 Januari 2025.

Saat ini lanjut dia, kendala TPPAS Regional Legoknangka masih berkutat pada perjanjian jual beli listrik (PJBL) dengan PLN yang belum ada titik temu.

"Karena 2028 masih oversupply," ucapnya.

Terlepas dari itu, masalah PJBL ini kata dia harusnya bukan menjadi masalah besar. Mengingat rencana jangka panjang nasional, adalah optimalisasi energi baru terbarukan (EBT).

"Jadi sudah sesuai dengan kerangka besar tentang energi. Itu juga menjadi menuju dapat bersiap. Harusnya sih langsung setuju (Tidak ada hambatan dalam PJBL)," kata dia.

Sementara KDM mengakui, TPPAS Regional Legoknangka memang menjadi prioritas, termasuk TPST Bantar Gebang Kota Bekasi.

Dimana targetnya, keduanya bakal didorong menjadi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

"Ini akan menjadi target kita untuk menjadi target pengembangan PLTSa," tandasnya.***


Editor : JakaPermana