Bey Machmudin: Jalan Khusus Tambang dan Dua Ruas Jalan di Parungpanjang Segera Diintervensi Kementerian PUPR
Bey Machmudin menegaskan, jalan khusus tambang maupun peningkatan jalan yang rusak di Parungpanjang akan diperbaiki Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Bey Machmudin menegaskan, jalan khusus tambang maupun peningkatan jalan yang rusak di Parungpanjang akan diperbaiki Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan intervensi jalan khusus tambang dan peningkatan jalan di Parungpanjang tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Situ Kemang, Kabupaten Bogor Jumat 2 Mei 2024.
"Baik jalan khusus tambang maupun jalan yang merupakan kewenangan Pemprov Jabar (Jalan Mohamad Toha dan Jalan Parungpanjang-Bunar atau Lebak Wangi) akan dikerjakan pembangunan maupun peningkatannya oleh Kementerian PUPR pada tahun ini atau insyaallah dimulai pada Juni," kata Bey Machmudin.
Bey Machmudin menuturkan, pembangunan jalan khusus tambang dan peningkatan ruas jalan Parungpanjang itu akan menggunakan skema Intervensi Jalan Daerah (IJD) sesuai dengan Undang-Undang nomor Tahun 2022 hasil perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
"Untuk lahan jalan khusus tambang, kami mempergunakan lahan yang sebelumnya sudah dibebaskan oleh konsorsium usaha tambang. Pembangunan maupun peningkatan ruas jalan diatas, akan dikerjakan secara pararel," tuturnya.
Dibangunnya jalan khusus tambang dan ditingkatkan dua ruas jalan lainnya di Kecamatan Parungpanjang diketahui atas usulan Anggora Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Komisi V DPR RI Mulyadi.
Mulyadi mengaku prihatin atas polemik yang terjadi di beberapa ruas jalan di Kecamatan Parungpanjang, terutama yang melibatkan pengemudi truk tambang, masyarakat dan aparat Dinas Perhubungan maupun Polres Bogor.
"Alhamdulillah, jalan khusus tambang, Jalan Mohamad Toha dan Jalan Parungpanjang-Bunar atau Lebak Wangi Parungpanjang segera dapat IJD dari Kemenpupr," ungkap Mulyadi.
Mulyadi menjelaskan bahwa IJD Kemenpupr di Kecamatan Parungpanjang tersebut sudah ia sampaikan sebelumnga ke Bey Machmudin Triadi, Kepala DBMP Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono, Kepala Dinas ESDM Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih dan jajajaran.
"Sudah lama saya sampaikan, hingga anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk peningkatan Jalan Mohamad Toha dan Jalan Parungpanjang-Bunar atau Lebak Wangi 'digeser' untuk kebutuhan lainnya," jelas politisi Partai Gerindra tersebut. (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

