Bey Machmudin Ogah Penerbitan Obligasi Agar Tidak Membebani Jabar

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengatakan tidak ingin ada penerbitan obligasi daerah selama dirinya memimpin Jabar, agar tidak menjadi beban keuangan daerah.

Bey Machmudin Ogah Penerbitan Obligasi Agar Tidak Membebani Jabar
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengatakan tidak ingin ada penerbitan obligasi daerah selama dirinya memimpin Jabar, agar tidak menjadi beban keuangan daerah.

INILAHKORAN, Bandung-Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengatakan tidak ingin ada penerbitan obligasi daerah selama dirinya memimpin Jabar, agar tidak menjadi beban keuangan daerah.

"Obligasi daerah selama saya menjabat tidak perlu, karena saya tidak mau (membebani)," kata Bey dalam keterangan di Bandung, Minggu 23 Juni 2024.

Bey menjelaskan langkah tersebut diambilnya, karena obligasi daerah yang merupakan pinjaman daerah jangka menengah sampai panjang yang bersumber dari masyarakat, perlu diperhatikan peruntukannya.

Baca Juga : Dishut Jabar Gelorakan Pasar Leuweung Tingkatkan Ekonomi Petani

Obligasi daerah, lanjut Bey, harus dipakai sebesar-besarnya untuk membiayai kegiatan sektor publik.

Selain itu, perlu memberikan pemanfaatan bagi masyarakat yang menjadi urusan Pemprov Jabar.

"Saya bilang mohon diperhatikan betul jangan sampai membebani Pemerintah Provinsi ke depan, dan peruntukannya buat apa. Itu secara keekonomiannya harus betul," katanya.

Baca Juga : Bey Machmudin Sambut Kedatangan 440 Jemaah Haji Kloter 1 di BIJB Kertajati

Namun, Bey tak ingin dari obligasi daerah tersebut Pemprov nanti terbebani secara anggaran, seperti dari biaya bunga, biaya penjualan atau biaya administrasi.

Halaman :


Editor : JakaPermana