BIJB Kertajati Kian Dekat Jadi Bandara Haji dan Umrah

Kementerian Haji dan Umrah Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini memperkuat koordinasi untuk mewujudkan penerbangan reguler menuju Tanah Suci.

BIJB Kertajati Kian Dekat Jadi Bandara Haji dan Umrah

INILAHKORAN, Bandung – Rencana penerbangan umrah dari Bandara Internasional jawa barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, semakin dimatangkan.

Kementerian Haji dan Umrah Kantor Wilayah (Kanwil) jawa barat bersama Pemerintah Provinsi jawa barat kini memperkuat koordinasi untuk mewujudkan penerbangan reguler menuju Tanah Suci.

Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Jabar Boy Hari Novian mengatakan, pihaknya telah menggelar pertemuan bersama Pemprov Jabar, sejumlah maskapai penerbangan, dan penyelenggara travel umrah di Gedung Pakuan, Jumat pekan lalu. Pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan.

“Kemarin itu sudah ada kesepakatan pendahuluan antara Pemprov, travel umrah, dan maskapai, terutama Lion dan Garuda untuk membuka penerbangan reguler umrah di Kertajati,” ujar Boy dikutip Selasa 14 Oktober 2025.

Menurut Boy, langkah ini didorong oleh besarnya potensi jamaah umrah asal jawa barat. Provinsi ini disebut menjadi penyumbang jamaah umrah terbesar di Indonesia.

“Sampai Oktober saja, travel yang ada di Jabar sudah memberangkatkan sebanyak 236 ribu jamaah,” ungkapnya.

Dengan potensi tersebut, BIJB menargetkan pada musim umrah tahun depan sudah tersedia penerbangan langsung ke Jeddah atau Madinah. Pasar utama yang dibidik berasal dari wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan (Cirebon Raya), Subang, Sumedang, dan Bandung Raya, yang kini memiliki akses lebih mudah melalui Tol Cisundawu.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan disebut turut mendorong maskapai agar segera membuka jalur umrah dan penerbangan domestik dari Kertajati, sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antardaerah di Indonesia.

Selain umrah, Boy juga menyinggung soal persiapan haji. Ia menyebut pada tahun 2026 pihaknya tengah mengupayakan peningkatan jumlah kloter yang berangkat melalui Kertajati.

“Dengan empat tower di Asrama Haji Indramayu, masing-masing berkapasitas 400 jamaah, setidaknya bisa menampung dua kloter per hari,” pungkasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti