Bikin Haru dan Bangga, Meski Berkebutuhan Khusus , Para Siswa SLB Asih Manunggal Bandun Tetap Berprestasi

Berkebutuhan khusus bukanlah halangan untuk dapat berprestasi. Buktinya siswa-siswa di SLB C Asih Manunggal YPLB Bandung.

Bikin Haru dan Bangga, Meski Berkebutuhan Khusus , Para Siswa SLB Asih Manunggal  Bandun Tetap Berprestasi
Seorang siswa SLB C Asih Manunggal YPLB sedang menggambar. Kendati berkebutuhan khusus, para siswa SLB C Asih Manunggal dapat berprestasi di tingkat Provinsi.

INILAHKORAN, Bandung,- Bikin haru sekaligus bangga, anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB) C Asih Manunggal Yayasan Pendidikan Luar Biasa (YPLB) ternyata banyak meraih prestasi.

Anak-anak didik SLB C Asih Manunggal YPLB ternyata pernah menjadi Juara 3 Lomba Bocce pada kegiatan 02SN Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Dismaping itu, anak-anak SLB C Asih Manunggal juga piawai dalam sejumlah mata pelajaran yang dikembangkan pihak sekolah seperti ketrampilan kriya kayu, kriya kain, pemanfaatan barang bekas hingga memainkan jembe, angklung, serta seni rupa dan gambar.

Reni Gusnaeni, Guru SLB C Asih Manunggal YPLB mengungkapkan, SLB C memang ditujukan untuk anak-anak tuna grahita atau individu dengan intelegensi di bawah rata-rata.

Baca Juga: Relokasi Rumah Warga Terdampak Longsor Rumpin Hampir Tuntas, PT BSM Proses Merelokasi Jalan Desa Cipinang

Disaming itu mereka juga tidak memiliki kemampuan adaptasi, sehingga mereka mendapat pembelajaran tentang bina diri dan sosialisasi, karena cenderung menarik diri dari lingkungan dan pergaulan.

Menurut Reni Gusnaeni, selama ini ada beberapa bidang pembelajaran yang dikembangkan di SLB C Asih Manunggal seperti keterampilan kriya kayu, kriya kain, serta pemanfaatan barang bekas.

Para peserta didik di SLB C Asih Manunggal, lanjut Reni juga diajari kesenian seperti memainkan jembe (perkusi), angkulng, tari tradisional dan tari modern. Termasuk juga seni rupa berupa menggambar dan mewarnai.

Baca Juga: Perusahaan Rintisan eFishery Permanenkan Sistem Kerja Tanpa Harus ke Kantor

"Sebelum pandemi, Alhamdulillah siswa kami pernah menjuari tingkat provinsi, walaupun Juara 3. Mereka menjuari lomba bocce pada kegiatan O2SN tingkat Provinsi Jabar," kata Reni Gusnaeni, Kamis, 14 Oktober 2021.

Reni Gusnaeni mengatakan, sebelum pandemi, tidak ada kendala yang dihadapi oleh siswa-siswi tersebut selama mengikuti belajar akademik maupun non akademik. Mereka mengikuti lomba tersebut dengan senang hati dan gembira.

"Sejauh ini tidak ada kendala sih, sekolah sudah menyediakan, dan kita tinggal ikuti saja," ucap Reni

Baca Juga: Robert Rene Alberts Tak Permasalahkan Persib Kembali Bermain Malam,: Jam Berapapun Tim Sudah Siap

Reni berharap, anak-anak yang mendapatkan prestasi, ini bisa menjadi sesuatu kebanggan tersendiri, bahwa sekolah yang anak berkebutuhan khusus (ABK) ini bisa mengikuti dengan bangga bahkan mereka menjuarai lomba tersebut.

"Tidak hanya di bidang akademik, tapi di bidang lainnya menjadi potensi yang bisa dikembangkan dan bisa diperlihatkan kepada semua orang serta seluruh masyarakat, bahwa ABK itu bisa," pungkas Reni.*** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran