Bila Gagal Masuk Parlemen, Mohamad Luthfi Maju Pilkada Cirebon

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Mohamad Luthfi mengaku siap maju Pilkada kalau dirinya gagal menjadi anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

Bila Gagal Masuk Parlemen, Mohamad Luthfi Maju Pilkada Cirebon
Namun, hal tersebut tergantung hasil Pilpres dan Pileg pada 14 Februari 2023. Mohamad Luthfi mengaku hasrat maju saat Pilkada Cirebon tetap ada kalau saja gagal masuk parlemen. (dok)

INILAHKORAN, Cirebon - Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Mohamad Luthfi mengaku siap maju Pilkada kalau dirinya gagal menjadi anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

Namun, hal tersebut tergantung hasil Pilpres dan Pileg pada 14 Februari 2023. Mohamad Luthfi mengaku hasrat maju saat Pilkada Cirebon tetap ada kalau saja gagal masuk parlemen.

"Ini kan pilihan politik. Kalau saya masuk parlemen ya syukur. Kalau gagal, saya mungkin ikut Pileg. Politik itu dinamis dan semua bisa terjadi," kata Mohamad Luthfi, Rabu 23 agustus 2023.

Mohamad Luthfi menjelaskan, masih banyak peluang untuk bersinergi dengan kekuatan politik untuk memberikan kontribusi kepada Kabupaten Cirebon. Beberapa kemungkinan bisa terjadi, terkait siapa nanti calon bupati Cirebon yang akan muncul.

"Semua itu diputuskan nanti setelah Pilpres dan Pileg. Semua konstalasi politik yang sudah dibangun saat ini, bisa saja berubah total," ungkapnya.

Dia menilai, saat ini memang Kabupaten Cirebon dari beberapa segi masih tertinggal dengan daerah lainnya. Masalah pengangguran misalnya, masih menjadi persoalan yang harus segera di pecahkan. Belum lagi persoalan kesehatan terkait stunting yang angkanya cukup tinggi.

"Jadi masih banyak persoalan buat Bupati terpilih tahun 2024 yang harus diselesaikan di Kabupaten Cirebon. Kami ingin, kedepan itu kita running dan bisa mengejar ketertinggalan dari Kabupaten lainnya," ucap Mohamad Luthfi.

Mohamad Lutfi juga berjanji, kalau saja bisa masuk parlemen maka dirinya akan terus berkontribusi untuk dapilnya. Kabupaten Cirebonpun tentu akan menjadi prioritas supaya dirinya bisa membantu kemajuan wilayah ini. Justru dengan adanya perwakilan diparlemen, mau tidak mau harus bisa memajukan dapilnya sendiri.

"Kita lihat saja nanti. Toh pertarungan masih cukup lama. Saya sekarang sedang konsen melakukan konsolidasi internal menghadapi Pileg," akunya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron mengaku sampai saat ini belum tahu apakah akan mencalonkan diri menjadi Bupati atau tidak. Masalahnya, semua tergantung kepada hasil Pilpres dan Pileg 2024. Namun, kalau perintah partai kembali memberikan rekomendasi, mau tidak mau harus menjalankan perintah partai.

"Kalau saya dapat rekom lagi ya saya harus ikuti perintah partai. Saya sampai saat ini masih belum mau memikirkan ke arah sana. Sekarang sedang konsentrasi menyelesaikan tugas saya sebagai bupati yang sebentar lagi akan berakhir," tukasnya.*** (maman suharman) 


Editor : Doni Ramdhani