BKN: ASN Digital Perkuat Transformasi Manajemen Aparatur Berbasis Teknologi

-Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) melalui platform ASN Digital.

BKN: ASN Digital Perkuat Transformasi Manajemen Aparatur Berbasis Teknologi
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) melalui platform ASN Digital yang mengintegrasikan berbagai layanan kepegawaian ke dalam satu sistem.

Platform tersebut dikembangkan sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang mendorong pengelolaan ASN berbasis sistem merit, transparan, akuntabel, dan memanfaatkan teknologi informasi.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan transformasi digital menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas tata kelola kepegawaian nasional sekaligus memberikan kemudahan bagi ASN dalam mengakses berbagai layanan administrasi.

"Melalui ASN Digital, aparatur sipil negara dapat mengakses sejumlah layanan kepegawaian, mulai dari pemutakhiran data pegawai, riwayat jabatan, layanan pengembangan karier, hingga berbagai administrasi kepegawaian lainnya melalui satu akun yang terintegrasi," tutur Zudan.

BKN juga menerapkan sistem keamanan berlapis melalui Multi-Factor Authentication (MFA) untuk meningkatkan perlindungan data pribadi ASN. Mekanisme tersebut mewajibkan pengguna melakukan verifikasi tambahan saat mengakses layanan sehingga dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan akun maupun ancaman siber.

Sejalan dengan pengembangan ASN Digital, pemerintah juga terus memperkuat transformasi digital manajemen aparatur melalui integrasi layanan dengan ekosistem pemerintahan digital nasional. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses administrasi, mempercepat pelayanan kepegawaian, serta menghadirkan tata kelola birokrasi yang lebih modern.

BKN menilai pemanfaatan teknologi digital dalam manajemen ASN menjadi salah satu fondasi penting untuk mendukung reformasi birokrasi. Digitalisasi layanan diharapkan tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan akurasi data, transparansi, dan kualitas pelayanan kepada aparatur.

Pemerintah menargetkan transformasi digital manajemen ASN dapat mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional.***


Editor : JakaPermana