Blak-blakan, Begini Pelajar Bogor Ungkap Aksi Dugaan Pornografi Pelatih Futsal

Polisi menyebut ada 15 korban aksi pornografi dan ITE MN, pelatih futsal di Bogor. Salah seorang di antaranya, Gn, membeberkan pengakuan.

Blak-blakan, Begini Pelajar Bogor Ungkap Aksi Dugaan Pornografi Pelatih Futsal
Nadia Hasna Humaira dari Bogor Gercep berharap tersangka pelaku pornofrafi pelatih futsal MN dijatuhi hukuman maksimal.
INILAHKORAN, Cibinong - Polisi menyebut ada 15 korban aksi pornografi dan ITE MN, pelatih futsal di Kabupaten Bogor. Salah seorang di antaranya, Gn, membeberkan pengakuan.
 
Gn mengungkapkan awal ia berani berbicara ke para guru pada Bulan September Tahun 2021 lalu karena ia menargetkan pelatih futsal tersebut dipecat oleh pihak sekolah.
 
"Selain berbicara kepada guru, saya juga mengungkapkan kejadian kasus pornografi dan ITE ini ke sosial media instagram," kata Gn di Kabupaten Bogor, Selasa 8 Februari 2022.
 
Upayanya membuahkan hasil. Ternyata, banyak dukungan dan laporan dari puluhan orang korban tersangka MN alias GJ.
 
 
 
Remaja yang baru duduk di kelas XII ini pun berharap bahwa korban lain segera melapor kepada pihak penyidik Polres Bogor. Sebab, dia meyakini ada puluhan korban pornografi pelatih futsal tersebut.
 
Tersangka MN alias GJ saat ini sudah diamankan Sat Reskrim Polres Bogor, ia dikenakan pasal 27 ayat 1 juncto pasal 45 ayat 1 Undang-Undang nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan pasal 37  juncto pasal 11 atau pasal 32 Undang-Undang nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal selama 6 tahun. 
 
Aksi Gn mendapat dukungan dari banyak pihak, termasuk Tim Bogor Gerak Cepat (Gercep). Mereka akan mengawal kasus ini dan melindungi saksi maupun korbannya.
 
 
 
Pengawalan ini bertujuan agar tersangka atau terdakwa MN alias GJ  (30 tahun) dapat hukuman seberat atau semaksimal mungkin dari pasal dan undang-undang yang dikenakan kepolisian terhadap pria yang berprofesi sebagai pelatih futsal tersebut.
 
"Bogor Gercep akan melindungi saksi Ganendra maupun korban tindak pidana pornografi dan ITE, kami bahkan siap mengawal kasus ini agar tersangka atau terdakwa MN alias GJ dapat dihukum seberat-beratnya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Cibinong," kata perwakilan Tim Bogor Gercep Nadia Hasna Humaira.
 
Anak sulung Bupati Bogor Ade Yasin ini mengharapkan agar saksi maupun korban lain tindak pidana pornografi atau pencabulan lainnya, dapat mencontoh Gn yang berani berbicara karena  tidak ingin ada lagi pelecehan seksual yang diterima teman-temannya.
 
 
"Semoga saksi dan korban berani berbicara mengenai adanya kejadian pornografi maupun pencabulan, kami siap menerima keluh kesah teman-teman, Tim Bogor Gercep berharap kedepan tidak ada lagi kasus serupa di Kabupaten Bogor," harapnya. (reza zurifwan)


Editor : inilahkoran