BMKG Bandung Prediksi Gelombang Tinggi Terjadi Hingga Esok
BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung memprediksi, gelombang tinggi yang terjadi di Jawa Barat bagian selatan akan terjadi hingga esok hari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Bandung memprediksi, gelombang tinggi yang terjadi di Jawa Barat bagian selatan akan terjadi hingga esok hari.
PMG Muda Staf Data dan Informasi BMKG Bandung Yuni Yulianti menuturkan, gelombang tinggi yang terjadi di sepanjang Sukabumi bagian selatan hingga Pangandaran diakibatkan adanya pusat tekanan rendah di Samudera Hindia bagian selatan Pulau Jawa, sirkulasi siklon bagian utara Benua Australia dan konvergensi memanjang melewati Jabar.
"Itu menyebabkan kecepatan angin cukup kencang, lebih dari 40 kilometer/jam. Angin ini memengaruhi ketinggian gelombang, khususnya di perairan selatan Jawa Barat, 2-5 meter. Puncak ketinggian gelombang diprediksi 12 Maret-14 Maret 2024. Menurun bertahap kembali normal," ujarnya saat ditemui di BMKG Bandung, Rabu 13 Maret 2024.
Dia mengimbau kepada masyarakat pesisir selatan Jawa Barat untuk waspada, khususnya nelayan perahu kecil guna mengantisipasi tidak terjadi korban jiwa.
"gelombang tinggi diperlukan kehati-hatian masyarakat yang beraktivitas di pesisir selatan Jawa Barat. Nelayan dengan kapal kecil diharapkan selalu waspada, selalu berkoordinasi dengan SAR dan BPBD. Terkait boleh melaut atau tidak," ucapnya.
Jawa Barat Masih Diselimuti Hujan Sepanjang Maret 2024
Selain itu, Yuni menyampaikan Jawa Barat masih diselimuti hujan sepanjang Maret 2024. Bahkan intensitas cukup tinggi pada siang, sore dan malam hari.
"Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, disertai angin kencang dan kilat masih cukup berpotensi di sebagian Bandung Raya dan Jawa Barat," terangnya.
Dia pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, guna mengantisipasi potensi bahaya di sekitar lingkungan mereka, baik akibat hujan deras maupun angin kencang.
"Harus mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi. Maret masih dalam periode hujan. Sesekali berpotensi hujan lebat, petir dan angin kencang," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

