Waspada! Gelombang Tinggi Ancam Pesisir Selatan Jabar, Nelayan Diminta Siaga
BMKG meminta masyarakat yang berada di pesisir selatan Jawa Barat agar mewaspadai ancaman gelombang tinggi dalam 4 hari ke depan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat di pesisir selatan Jawa Barat.
Selama empat hari ke depan, mulai 18 hingga 21 April 2026, wilayah ini diprediksi dilanda gelombang tinggi yang berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran.
Prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Siti Fadhilatunnisa mengungkapkan, peningkatan kecepatan angin terjadi di sejumlah perairan selatan Jabar, khususnya di wilayah Sukabumi, Cianjur, dan Garut.
Dampaknya, tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Barat diperkirakan mencapai 1,2 hingga 2,5 meter. Kondisi ini berpotensi terjadi sejak pagi hari selama periode tersebut.
"Perairan Sukabumi, Garut, Pangandaran, Cianjur dan Tasikmalaya," kata Siti dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).
BMKG menegaskan, kondisi gelombang tinggi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil. Risiko meningkat apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter.
"Berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan apabila kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter," sambungnya.
Tak hanya itu, kapal tongkang juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Potensi bahaya dapat terjadi jika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, serta masyarakat di wilayah pesisir selatan Jawa Barat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut.
Editor : Ahmad Sayuti

