Gelombang Tinggi Melanda Pantai Selatan Cianjur, Nelayan Diminta Tak Melaut

Gelombang tinggi hingga 5 meter melanda pantai selatan Cianjur. BPBD mengimbau nelayan tidak melaut sementara karena cuaca ekstrem.

Gelombang Tinggi Melanda Pantai Selatan Cianjur, Nelayan Diminta Tak Melaut
Pantai Jayanti di Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.ANTARA

INILAHKORAN.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau nelayan dan masyarakat di pesisir selatan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul gelombang tinggi hingga lima meter yang melanda perairan selatan Cianjur.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi cuaca ekstrem yang melanda wilayah pantai selatan Jawa Barat. Berdasarkan informasi prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ketinggian gelombang di laut selatan diperkirakan mencapai dua hingga empat meter dalam tiga hari ke depan.

"Petugas dan relawan disiagakan guna mengimbau masyarakat, terutama nelayan, tidak melaut untuk sementara guna menghindari hal tidak diinginkan karena cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda pantai selatan beberapa hari ke depan," kata Asep di Cianjur seperti dikutip dari Antara, Sabtu (15/7/2026).

Menurut dia, pola angin di wilayah Jakarta dan Jawa Barat bagian utara umumnya bergerak dari timur laut ke tenggara dengan kecepatan 6-20 knot. Sementara itu, angin di wilayah Jawa Barat bagian selatan umumnya bergerak dari timur ke tenggara dengan kecepatan 8-25 knot.

Kecepatan angin maksimum hingga 20 knot diprediksi terjadi di Perairan Indramayu, Cirebon, Tasikmalaya, dan Pangandaran. Adapun kecepatan angin maksimum hingga 25 knot diprediksi terjadi di Perairan Sukabumi, Cianjur, dan Garut.

Asep mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu gelombang tinggi. Dalam dua hari terakhir, gelombang di wilayah pantai selatan Cianjur dilaporkan mencapai sekitar lima meter.

"Kami minta nelayan dan masyarakat tidak memaksakan melaut, karena ketinggian gelombang yang mencapai lima meter dapat menenggelamkan perahu, sehingga petugas dan relawan disiagakan setiap hari di sepanjang pantai selatan guna melakukan antisipasi," ujarnya.

BPBD Cianjur telah menyiagakan petugas dan relawan di sejumlah pantai untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem serta memberikan imbauan kepada masyarakat.

Selain ancaman gelombang tinggi, BPBD juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana lain seiring kondisi kemarau yang masih melanda sebagian wilayah Cianjur, termasuk kemungkinan kebakaran lahan.

"Kami siagakan sekitar 25 petugas dan 360 relawan yang tersebar di setiap desa yang ada untuk melakukan pengawasan setiap hari dan membuat laporan, serta melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana berkoordinasi dengan aparat setempat," kata Asep.


Editor : Ahmad Sayuti