Bogor Mulai Lakukan Tender Pra-DIPA Ikuti Arahan KPK

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor mulai melakukan tender dini atau tender pra-DIPA tahun 2025. Hal ini sebagai tindak lanjut rapat Pemkot Bogor dengan Monitoring Center For Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tahun 2024.

Bogor Mulai Lakukan Tender Pra-DIPA Ikuti Arahan KPK
Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor mulai melakukan tender dini atau tender pra-DIPA tahun 2025. Hal ini sebagai tindak lanjut rapat Pemkot Bogor dengan Monitoring Center For Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tahun 2024.

INILAHKORAN, Bogor - Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor mulai melakukan tender dini atau tender Pra-DIPA tahun 2025. Hal ini sebagai tindak lanjut rapat Pemkot Bogor dengan Monitoring Center For Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tahun 2024.

Kabag PBJ Setda Kota Bogor, Cecep Zakaria menuturkan, tindak lanjut arahan dari MCP KPK RI dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan proyek ditahun 2025, Pemkot Bogor diarahkan untuk melakukan tender dini atau tender Pra-DIPA

"Jadi ketika DIPA ditetapkankan, diupayakan bisa curi start ya. Baik itu tender maupun melalui seleksi. Manfaat nya ketika proses pemilihan lebih awal, jadi nanti pelaksanaan kontraknya itu bisa lebih optimal," ungkap Cecep kepada INILAHKORAN pada Senin 30 Desember 2024.

Cecep memaparkan, jadi nanti tender itu tidak menunggu di bulan April maupun Mei tahun 2025. Pembelajaran sebelumnya, kalau tender saja baru dimulai bulan April dan Mei, nanti kontraknya misal di Juni atau Agustus bahkan September. Alhasil, waktu pengerjaan mepet ke akhir tahun.

"Maka dilakukan tender dini tadi, jadi pelaksanaan nya selesainya tidak menumpuk di akhir tahun. Ada 6 paket yang dicoba tender dini, dalam rangka mengikuti arahan MCP KPK RI," paparnya.

Cecep menjelaskan, 6 paket yang dilakukan tender dini, diantaranya ada kegiatan pengawasan pembangunan lanjutan Sekolah Satu Atap (Satap) yang Bogor Utara dan Bogor Timur untuk kontruksi yang tahap selanjutnya, lelang pengawas sudah dimulai sekarang. Kemudian pembangunan bangunan kesehatan, terkait Public Safety Center (PSC) ini dilakukan tender dini untuk konsultan pengawas nya. 

"Termasuk rehabilitasi atau pembangunan GOR, konsultan perencana sudah di tenderkan. Ini merupakan kemajuan signifikan, kami hanya satu tahun kemarin. Sekarang sudah 6-7 paket yang kami lelang kan. Mudah-mudahan pengerjaan lebih optimal," jelasnya.

Cecep juga mengatakan, bahwa 6 paket yang dilakukan tender dini ini masuk dalam proyek pembangunan strategis Kota Bogor tahun 2025.

"Kemudian untuk jumlah kegiatan tahun 2025 yang dilelang masih bergerak terus dan APBD belum ditetapkan, nanti tergambar nya pada Rencana Umum Pengadaan (RUP) di aplikasi Sirup. Nantit sampai 31 Maret 2025 terlihat fix paket nya yang mana saja," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana