Eks Gurandil di Nanggung Kini Ramai-ramai Alih Profesi jadi Petani dan Peternak
Eks gurandil atau pelaku penambangan emas tanpa izin di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor kini semakin sukses menjadi petani dan peternak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Nanggung - Eks gurandil atau pelaku penambangan emas tanpa izin di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor kini semakin sukses menjadi petani, peternak, dan pelaku usaha wisata.
Mereka yang dulu hidupnya sangat berkecukupan sebelumnya mengikuti program alih profesi. Walapun ada pengurangan pendapatan ekonomi, para eks gurandil tersebut kini terlibat aktif dalam agroedutourisme yang dicanangkan Pemkab Bogor dan PT Antam Tbk UPBE Pongkor sejak 2016 lalu.
Bupati Bogor Ade Yasin mengaku, eks gurandil yang tinggal di ring satu PT Antam Tbk UPBE Pongkor saat ini sudah senang menjadi petani, peternak maupun pelaku usaha agroedutourisme.
Baca Juga: Bima Arya: Erick Thohir Dukung Penuh Moda Transformasi Massal Trem Pakuan
"Di beberapa desa di Kecamatan Nanggung yang masuk kedalam ring satu area penambangan emas PT. Antam Tbk UPBE Pongkor eks gurandilnya sudah sangat nyaman beralih profesi menjadi petani, peternak dan pelaku usaha agroedutourisme," ucap Ade Yasin kepada wartawan, Minggu 12 September 2021.
Ia menambahkan berkat kerjasama dengan Perhutani, eks gurandil setidaknya sudah menggarap lahan tersebut menjadi lahan pertanian, dimana salah satu komoditinya ialah jahe merah.
"Usaha jahe merah para petani eks gurandil mulai mensejahterakan mereka, dimana paling minim dari usahanya mereka mendapatkan penghasilan Rp6 juta. Semoga mereka tidak berpikir lagi untuk kembali menjadi gurandil karena selain resiko kehilangan nyawa akibat tertimbun tanah di Gunung Pongkor besar potensinya, mereka kini bisa menggarap lahan milik Perhutani karena Pemkab Bogor sudah bekerjasama untuk menjadikan lahan Perhutani sebagai lahan kehutanan sosial," tambahnya.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun, PMI dan Pemkab Cirebon Siap Gelar Vaksinasi Drive Thru
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor Siti Nuriyanti menerangkan para eks gurandil tersebut memang dari niat yang tulus beralih profesi menjadi petani hingga dinasnya pu sudah mendukung mereka.
"Selain komoditi jahe merah, eks gurandil tersebut juga menanam mentimun, ubi jalar hingga kopi. Distanhorbun siap memberikan bantuan bibit apapun yang mereka butuhkan," terang Nuriyanti.
Alumni IPB University ini menjelaskan akibat alih profesi, lingkungan hidup atau khususnya Sungai Cikaniki yang dulu tercemar zat kimia mercury kini sudah bersih kembali seperti sedia kala.
"Alih profesi dari gurandil menjadi petani, peternak hingga pelaku usaha agroedutourisme telah membersihkan aliran air di Sungai Cikaniki hingga saat ini banyak ragam ikannya, bahkan daerah pengolahan emas yang dulu airnya berwarna cokelat kehijauan dan berantakan karena banyak tong gelundungan bekas kini malah menjadi objek wisata," jelasnya. (reza zurifwan)
Editor : inilahkoran


