Pemkab Bogor Perpanjang Penggunaan Gedung BPSDM Kemendagri di Kemang sebagai Tempat Isolasi

Pemkab Bogor kembali memperpanjang kerjasama penggunaan Gedung BPSDM milik Kemendagri sebagai ruang isolasi terpadu pasien Covid 19

 Pemkab Bogor Perpanjang Penggunaan Gedung BPSDM Kemendagri di Kemang sebagai Tempat Isolasi
Pemkab Bogor perpanjang kerjasama penggunaan Gedung BPSDM Kemendagri sebagai ruang isolasi terpadu

 

INILAHKORAN, Bogor- Pemkab Bogor memperpanjang kerjasama pengggunaan Gedung BPSDM milik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jalan Raya Parung, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor sebagai tempat isolasi terpadu (Isoter) Covid 19.

Perpanjangan kerjasama penggunaan gedung tersebut sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus atau penyebaran Covid 19 di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, sebagai antisipasi adanya lonjakan kasus, Pemkab Bogor kembali memperpanjang kerjasama penggunaan Gedung BPSDM milik Kemendagri di Jalan Raya Parung sebagai tempat isolasi terpadu pasien Covid 19

"Perpanjangan kerjasama Isoter ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penanganan wabaj Covid-19 di Kabupaten Bogor, terlebih Gedung BPSDM Kemendagri sangat memadai," kata Ade Yasin, Selasa,28 September 2021

Baca Juga: Hasil Uji Coba PTM Terbatas Meyakinkan, 44 SMP di Kota Bogor Dipastikan Siap Gelar pada 4 Oktober 2021

Ade Yasin yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor ini menambahkan, penggunaan Isoter penanganan Covid-19 di Gedung BPSDM Kemendagri RI ini dilakukan sejak Tahun 2010 lalu.

"Berkat ada Isoter penanganan Covid-19 di Kemang, angka kasus atau penyebaran wabah Covid-19 di Bumi Tegar Beriman pun mengalami penurunan, saya berterima kasih ke Kemendagri RI, karena penggunaan Gedung BPSDM ini tidak dikenakan biaya alias cuma-cuma," tambah Ade Yasin

Lebih lanjut Ade Yasin menuturkan, untuk menjaga agar kasus penyebaran wabah Covid-19 terus menurun, maka pihaknya terus mengejar target 70 persen vaksinasi di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Ribut-ribut Soal Jadwal Pemilu 2024, Pemerintah Diminta Serahkan ke Ahlinya

"Saat ini jumlah masyarakat yang sudah divaksin Covid-19 baru 25 persen dari jumlah target sebanyak 4,2 juta jiwa, terlihat kecilnya target ini karena jumlah masyarakar Kabupaten Bogor yang jauh lebih besar dari jumlah masyarakat di kabupaten atau kota lainnya," tutur Ade.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan, penandatangan perpanjangan kerjasama atau MoU hingga akhir Bulan Desember tahun 2021 ini merupakan perpanjangan ketiga kalinya untuk penggunaan Isoter.

Walaupun diperpanjang, ia tetap mengharapkan, mudah-mudahan tidak terjadi gelombang ketiga penularan atau penyebaran wabah Covid 19.

Baca Juga: Banyak Warga Jakarta Belum Jalani Vaksinasi, Anies Ungkap Alasannya Begini

“Dengan kasus yang terus melandai, mudah-mudahan pandemi segera berakhir. Meskipun tidak ada satupun yang tahu pandemi ini kapan berakhirnya. Perpanjangan kerjasama ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Jika pandemi telah berakhir tempat itu bisa digunakan kembali sebagai pusat pelatihan bagi para ASN, juga sebagai pusat pendidikan, dan pengajaran,” kata Teguh.***(Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran