Tenaga Nakes Minim, Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor Belum Sampai ke Pelosok

Minimnya tenaga nakes serta akses transportasi yang sulit membuat vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor tak sampai ke pelosok.

Tenaga Nakes Minim, Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor Belum Sampai ke Pelosok
Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor belum sampai ke wilayah pelosok.

INILAHKORAN, Bogor-Jumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang kurang, ditambah susahnya akses transportasi karena banyak kampung yang berada di pelosok menjadi kendala atas rendahnya vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Contoh kendala di atas terjadi di Kecamatan Sukajaya, wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Keadaan itu diperparah, karena sebelum pandemi Covid-19 kecamatan itu hancur lebur insfrastrukturnya karena terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.

Baca Juga: Disdik Kota Bogor rencana uji coba PTM SD pada pekan ketiga Oktober

"Masih rendahnya presentase progres vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Sukajaya sebesar 24,39 persen, karena minimnya tenaga Nakes dan minimnya akses transportasi , sementara jumlah desanya cukup banyak yaitu 11 desa," kata Camat Sukajaya Rosyidin, Rabu 13 oktober 2021.

Mantan Camat Pamijahan ini menambahkan kabar hoaks tentang vaksin Covid-19 menambah kendala jajarannya, ia pun melakukan tindakan persuasif dengan cara bersilaturrahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di perkampungan.

Baca Juga: Di Balkot Bogor Budayawan dan Ormas Tolak Glow dan Kebun Raya Dikelola Swasta, Ancam Ngadu ke Ridwan Kamil

"Kami terus melakukan 'perlawanan' kabar hoaks tentang negatifnya vaksin Covid-19, 'perlawanan' tersebut dengan cara bersilaturrahmi dan berkomunikasi dengan tokoh masyarakat maupun kepala desa setempat," tambahnya.

Komandan Kodim 0621 Letkol (Inf) Sukur Hermanto meminta Komandan Koramil dan Kepala Polsek Sukajaya serta Ketua MUI maupun budayawan bisa membantu percepartan vaksinasi Covid-19, pihak Kodim 0621 sendiri siap menerjunkan Nakes yang ada di lingkungan Kodim untuk bertugas di Kecamatan Sukajaya.

"Camat Sukajaya saya minta terus berkordinasi dengan Komandan Koramil dan Kepala Polsek Sukajaya serta Ketua MUI maupun budayawan, setiap kendala harus dicari solusinya agar terjadi peningkatan vaksinasi Covid-19, baik di Kecamatan Sukajaya maupun di 39 kecamatan lainnya di Kabupaten Bogor. Untuk masalah kurangnya Nakes maupun tenaga vaksinator, kami akan menerjunkan personil TNI ke kampung-kampung yang ada di pelosok," ujar Letkol (Inf) Sukur.

Baca Juga: PPKM Kota Bogor Belum Turun Level, Tunggu Vaksinasi Kabupaten Bogor Capai 50 Persen

Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan pihak Nakes terutama tenaga vaksinator harus siap menginap di rumah-rumah kepala desa, agar masyarakat yang tinggal di pelosok bisa divaksinasi Covid-19.

"Kemarin, presentase progres pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Kabupaten Bogor sudah 31,8 persen dan demi percepatan peningkatan masyarakat yang sudah divaksin, maka untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ke kampung-kampung yang ada di pelosok, kami akan melakukan jemput bola. Nakes, tenaga vaksinator, kepolisian dan TNI harus siap menginap di rumah pak Kades," tutur Ade.*** (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran