Pemkab Bogor Bakal Revisi KSO dengan PTPN VIII, Sayaga Wisata Bakal Ikut Kelola Rest Area Puncak
Proyek pembangunan kios maupun kawasan Rest Area Puncak yang dibiayai APBN maupun APBD Kabupaten Bogor tuntas akhir tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cisarua - Proyek pembangunan kios maupun kawasan rest area Puncak yang dibiayai APBN maupun APBD Kabupaten Bogor tuntas akhir tahun ini.
Rencananya, Pemkab Bogor akan mengajukan revisi perjanjian kerja sama operasi (KSO) dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII. Untuk itu, BUMD Kabupaten Bogor PT Sayaga Wisata akan mengelola operasional rest area Puncak.
"Proyek pembangunan kios yang dibiayai APBD, Alhamdulillah sudah 100 persen atau rampung. Tinggal proyek penataan dan kawasan rest area Puncak yang baru 83 persen dan akan tuntas di akhir tahun ini. Pemkab Bogor berencana akan memibta revisi KSO dengan PTPN VIII, agar PT. Sayaga Wisata bisa ikut mengelola tempat ini," kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Minggu 14 November 2021.
Baca Juga: Sip! Proyek Pembangunan Kios Rest Area Puncak Tuntas 100 Persen
Ayah lima orang anak ini menambahkan bahwa Pemkab Bogor tidak boleh mengelola unit bisnis, dan karena rest area Puncak dan kawasannya adalah objek wisata, maka pengelolaannya lebih tepat kalau diserahkan ke PT Sayaga Wisata.
"PT Sayaga Wisata diharapkan bisa lincah dalam mengelola rest area Puncak sebagai unit bisnis jasa wisata. Saya melihat, event seni budaya maupun lainnya bisa diselenggarakan di sini hingga bisa menyumbang PAD (pendapatan asli daerah)," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sayaga Wisata Supriadi Jufri mengaku di tahap awal ini pihaknya akan menjadikan rest area Puncak menjadi pusat kuliner atau jajajanan khas Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Terkendala Cuaca, Progres Pembangunan Kios Rest Area Puncak Baru 92 Persen
"Selain untuk menampung ratusan PKL, di tahap awal operasional ini kami akan menjadikan rest area Puncak sebagai pusat kuliner atau jajajanan khas Bogor," ucap Supriadi.
Mengenai apa saja event yang akan diselenggarakan, ia menunggu pembahasan rencana operasional rest area Puncak dengan pihak PTPN VIII.
"Kalau event apa saja yang akan kami selenggarakan dan apa saja objek wisata yang diunggulkan untuk menarik minat wisatawan, itu tergantung pembahasan kami dengan PTPN VIII karena hak komersialisasi adalah hak bersama mereka dengan Pemkab Bogor. PT Sayaga Wisata berencana melakukan kerjasama operasional rest area Puncak ini berlangsung lama dan pastinya diatas lima tahun," lanjutnya.***(reza zurifwan)
Editor : inilahkoran


