Kembangkan Petani Milenial, Pemkab Bogor Siapkan Lahan dan SDM

Pemkab Bogor akan menyediakan lahan dan sumber daya manusia (SDM), dalam program petani milienial yang digaungkan Pemprov Jawa Barat.

Kembangkan Petani Milenial, Pemkab Bogor Siapkan Lahan dan SDM
Pemkab Bogor akan menyediakan lahan dan sumber daya manusia (SDM), dalam program petani milienial yang digaungkan Pemprov Jawa Barat.

INILAHKORAN, Bogor - Pemkab Bogor akan menyediakan lahan dan sumber daya manusia (SDM), dalam program petani milienial yang digaungkan Pemprov Jawa Barat.

"Dari lima kegiatan program petani milenial yang digaungkan oleh Pemprov Jawa Barat, seperti penyediaan lahan, SDM, teknologi pertanian, pendanaan dan pelatihan, Pemkab Bogor tugasnya hanya menyediakan lahan dan SDM," ungkap Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Kamis 17 November 2021.

Dia menambahkan, jajarannya akan membentuk kelompok pekerja (Pokja), yang bertugas menyiapkan lahan yang dimiliki pemerintah untuk dijadikan lahan pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Baca Juga: Jabar Panen Raya Petani Milenial Komoditas Padi

"Lahan-lahan pemerintah yang tak terpakai bisa digunakan untuk usaha pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan dan itu tugas Pokja untuk mencari lahannya di setiap wilayah baik itu tengah, timur, utara, barat maupun selatan. Saat ini sudah ada 150 orang petani milenial yang siap menjalankan program Pemprov Jawa Barat ini," tambahnya.

Iwan menuturkan dari hasil pemetaan potensi sumber daya alam (SDA) untuk pertanian bakal lebih dikenbangkan di wilayah timur, barat dan selatan, sementara tengah dan utara lebih ke perikanan maupun peternakan.

"Pemkab Bogor melalui Pokja yang akan dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Nuradi akan melakukan pemetaan potensi SDA dan SDMnya, kami akan melakukan sinkronisasi terlebih dahulu," tutur Iwan.

Baca Juga: Distan Kabupaten Cirebon Dorong Petani Milenial Berkreasi

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor Siti Nuriyanti menjelaskan pada tahal awal dirinya sudah merekrut, mendidik, dan mendorong 150 petani milenial

"Alhamdulillah, kami sudah mulai berhasil membina petani milenial tanaman hias hingga bisa eksport ke USA, saat ini selain tanaman hias, komoditi unggulan kami ada kopi,talas beneng dan ubi jalar. Sampai tahun 2022 mendatang, kami menargetkan ada 300 petani milenial yang handal," jelas Nuriyanti.

Baca Juga: Perkuat Program Petani Milenial, Jabar Lakukan Sosialisasi ke 18 Kabupaten

Sedangkan, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bogor Oetje Soebagdja optimis petani ikan milenial di Kabupaten Bogor sudah melakukan ekspor ikan ke Dubai, Uni Emitat Arab dan kedepan jajarannya akan meningkatkan derajat para peternak milenial.

"Kami berencana akan memajukan petani dan peternak milenial, masing-masing bidang tersebut akan dilakukan 'treatment" yang berbeda karena komoditinya saja sudah berbeda. Disnakkan juga akan memperluas pasar eksport, dan itu bakal didukung dengan program pengembang biakkan baik itu ikan, sapi maupun domba," ucap Oetje.***(reza zurifwan)


Editor : inilahkoran