Bima Arya Tinjau Progres Pembangunan Drainase Mekarwangi

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau progres pembangunan drainase dan betonisasi di jalan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal pada Jum'at (10/1

Bima Arya Tinjau Progres Pembangunan Drainase Mekarwangi
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau progres pembangunan drainase dan betonisasi di jalan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal pada Jum'at (10/12/2021)

INILAHKORAN- Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau progres pembangunan drainase dan betonisasi di jalan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal pada Jum'at (10/12/2021) siang.

Diketahui jalan yang tengah dilakukan betonisasi ini merupakan akses penghubung antara Kayumanis, Kota Bogor dengan Cilebut, Kabupaten Bogor. 

Bima Arya melihat proyek betonisasi tersebut progresnya sudah berjalan dengan dengan cukup baik, khususnya untuk tahap pertama dengan panjang jalur 398 meter. 
 
"Pengerjaan betonisasi 398 meter ini sudah setengahnya. Dalam dua minggu akan tuntas," ungkap Bima Arya usai peninjauan.
 
 
Bima menambahkan, tahap selanjutnya akan dilakukan pada 2022 dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp 9 miliar. Tahun depan akan dilanjut lagi pakai Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk terus tembus sampai dekat batas kota ke arah Cilebut. Tadi juga saya melihat jembatan Mekarwangi yang sempat terputus akibat longsor, sekarang sudah selesai, sudah bisa dilalui.
 
"Saya menargetkan pada akhir masa jabatannya nanti, tidak ada lagi kualitas jalan yang buruk di Kota Bogor. Saya ingin sampai 2024 targetnya tidak ada lagi akses yang jelek sampai pelosok, sampai perbatasan kota," tegasnya.
 
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi berharap, kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
 
 
"Paling lama dua minggu lagi beres di sini. Jadi, mudah-mudahan sesuai dengan masa waktu dari kontraknya," harap pria yang akrab disapa Kombes.
 
Ia melanjutkan, kemudian tahun depan bisa lanjut lagi peningkatan kualitas jalan dari Mekarwangi hingga dekat batas kota Cilebut. 
 
"Sampai Cilebut ini panjang sekitar 1 kilometer. Seperti kata pak wali, anggaran dari DAK Rp 9 miliar," pungkasnya.***


Editor : inilahkoran