Komisi III Berharap Tahun Depan Gedung Perpustakaan Kota Bogor Bisa Dibangun Tahap dua

Komisi III DPRD Kota Bogor merekomendasikan pembangunan lanjutan atau tahap dua gedung Perpustakaan Kota Bogor bisa dilaksanakan 2022.

Komisi III Berharap Tahun Depan Gedung Perpustakaan  Kota Bogor Bisa Dibangun Tahap dua
Komisi III DPRD Kota Bogor merekomendasikan pembangunan lanjutan atau tahap dua gedung tersebut dilaksanakan awal 2022.

 

INILAHKORAN- Komisi III DPRD Kota Bogor merekomendasikan pembangunan lanjutan atau tahap dua gedung Perpustakaan Kota Bogor bisa dilaksanakan 2022.
 
Hal itu merujuk pada Pembangunan tahap pertama gedung perpustakaan Kota Bogor sedikit lagi selesai. 
 
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zaenul Mutaqin seusai inspeksi mendadak pembangunan gedung perpustakaan Kota Bogor di eks gedung DPRD Kota Bogor pada Selasa (14/12/2021).
 
 
"Kami sudah sarankan kepada dinas untuk melelangkan di awal-awal tahun, paling lambat bulan April. Supaya apa? Supaya tidak terkendala teknis lainnya, salahsatunya cuaca. Jadi sebelum akhir tahun 2022 sudah selesai. Tadi juga saya sempat tanya ke dinas bahwa tagetnya gedung perpustakaan ini sudah selesai bulan Oktober," ungkap pria yang akrab disapa ZM usai sidak.
 
ZM juga mengungkapkan, dari hasil sidak seperti disampaikan Dinas Arsip dan Perpustakaan melalui pejabat pembuat komitmen (PPK) serta pelaksana pekerjaan untuk progres pembangunan sampai saat ini sudah mencapai 95 persen. Sementara 5 persen lagi sisanya pengerjaan bagian plafon gedung. 
 
"Jika kami lihat memang tinggal pengerjaan plafon," tutur ZM. 
 
 
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor Agung Prihanto mengaku instansinya selaku satuan kerja akan berusaha untuk pembangunan gedung perpustakaan selesai sesuai target pada 18 Desember 2021.
 
"Insyaallah kami usahakan sesuai target empat hari lagi. Sekarang sudah 95 persen dan pekerjaan tinggal plafon saja," terang Agung didampingi Kepala Bidang Perpustakaan Satia Mulya.
 
Agung menjelaskan, gedung perpustakaan dipastikan dilanjut tahun depan dengan alokasi pembiayaan sekitar Rp11 miliar. Pekerjaan pada tahap dua tersebut meliputi di antaranya lantai dan interior. 
 
 
"Sudah, sudah dianggarkan masuk dalam program prioritas dan pak wali kota sudah wanti-wanti kepada TAPD harus dilanjutkan sekitar Rp11 miliar. Iya sudah direncanakan seperti itu (awal tahun) dengan tahap dua lebih ke interior, pengecatan dan lantai," pungkasnya.
 
Dalam kegiatan sidak tersebut turut hadir Wakil Ketua Komisi III Edi Darmawansyah beserta anggota Karnain Asyhar, Sopian, Pepen Firdaus, R. Laniasari, R. Oyok Sukardi dan Dodi Setiawan. Untuk diketahui, gedung perpustakaan Kota Bogor dikerjakan PT Artikon Dimensi Indonesia. Proyek dengan nilai kontrak Rp13,6 miliar bersumber dari APBD 2021 dilaksanakan selama 210 hari kalender dimulai 21 Mei sampai 17 Desember 2021. (rizki mauludi)***


Editor : inilahkoran