Mau Bersepeda Seperti di Ubud Bali? ke Pamijahan Aja Yuk !

bagi para penggemar mountain bike atau olahraga sepeda gunung tidak usah jauh ke Ubud Bali di Pamijahan Kabupaten Bogor kini ada Digoda.

Mau Bersepeda Seperti di Ubud Bali? ke Pamijahan Aja Yuk !
Digoda di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor bakal hadirkan suasana bersepeda seperti di Ubud Bali,

INILAHKORAN, Bogor –  Bagi masyarakat yang suka bersepeda, khususnya mountai bike dan ingin suasana pesawahan terasering kayak di Ubud Bali? Semua kini hadir di Pamijahan Kabupaten Bogor.

Dalam waktu dekat Bumdes Bhakti Kencana di Desa Purwabakti, Pamijahan, Kabupaten Bogor bakal meluncurkan program Digoda (Digowes Cisalada) pada Bulan Februari mendatang yang dikhususkan bagi penggemar olahraga sepeda.

Nantinya, para penggemar olah raga sepeda akan menempuh banyak tantangan baik dari segi tanjakan ataupun turunan,  dimana track aspal beton maupun tanah akan bergantian mereka hadapi dengan jarak total tempuh tracknya mencapai 4 Km.

Baca Juga: Ade Yasin Naikkan Porsi Bonus Produksi untuk Warga Pamijahan

"Bumdes Purwabakti saat ini sedang menyelesaikan track sepeda gunung yang berada di Gunung Gagak, rencananya paling lambat akhir Bulan Februari, akan kami launching program Digoda,"  kata Direktur Bumdes Bhakti Kencana Herdiansyah kepada wartawan, Senin,  17 Desember 2022.

Pria yang akrab disapa Ayong ini menambahkan selama mengikuti program Digoda, para goweser akan menikmati pemandangan sawah seperti di Ubud, Bali, mengunjungi Kampung Budaya Cisalada, belajar pertanian organik, memberikan makan ikan, memanen biji kopi dan kegiatan di alam lainnya.

"Bumdes Bhakti Kencana akan mengajak goweser berkegiatan di alam yang indah dan sejuk, mereka akan tinggal di rumah warga (home stay) dan beraktifitas layaknya petani. Saat ini, kami sedang menghitung berapa biaya yang akan dikeluarkan goweser apabila ingin mengikuti program Digoda," tambahnya.

Baca Juga: Yuk, Wisata Edu Agro di Gunung Gagak Pamijahan

Ia menuturkan dengan program Digoda, maka bakal meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Purwabakti. Desa di kaki bukit Gunung Gagak dan masih berada di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) ini akan 'disulap' menjadi desa wisata.

"Desa Purwabakti ini akan menjadi desa wisata baik itu wisata olahraga, wisata agro maupuj wisata alam karena desa kami juga memiliki Curug Cicadas, Curug Cidengang, pemandian air panas dan lainnya hingga dengan meningkatnya kunjungan wisatawan maka bakal juga meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat," tutur Ayong.

Ia menjelaskan karena saat ini masih dalam pandemi Covid-19 dan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Bumi Tegar Beriman masih berada di level 2, maka Bumdes Bhakti Kencana bakal memastikan terlaksananya standar protokol kesehatan (Prokes).

Baca Juga: Bantuan Uang Rehab Rumah Rusak di Pamijahan Belum Cair

"Selain akan memastikan pelaksanaan Prokes Covid-19, kami juga akan menggunakan penggunaan aplikasi peduli lindungi dalam program Digoda hingga kegiatan wisata ini bersih dari penyebaran wabah Covid-19," jelasnya. (Reza Zurifwan)

 


Editor : inilahkoran