Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto Pastikan Tempat Hiburan Malam Zentrum Ditutup Total

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengambil langkah tegas dengan menutup tempat hiburan malam Zentrum secara total

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto Pastikan Tempat Hiburan Malam Zentrum Ditutup Total
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto pastikan tempat hiburan malam Zentrum ditutup total. Bima Arya juga berkomitmen untuk terus memantau semua tempat hiburan malam

INILAHKORAN, Bogor,- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pastikan tempat hiburan malam Zentrum ditutup total.

Selain memastikan penutupan total Zentrum, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto juga memastikan akan terus memantau tempat hiburan lainnya.

Menurut Bima Arya Sugiarto, Satpol PP Kota Bogor terus bergerak setiap malam untuk memonitoring tempat hiburan malam. Jika terbukti terus melanggar, ancaman pengelan dan penutupan pun menanti.

Baca Juga: Ini Jawaban Kajati Jabar Asep N Mulyana Soal Pernyataan Arteria Dahlan

Bima Arya Sugiarto juga memerintahkan para aparat wilayah untuk memberikan surat edaran, imbauan serta memonitoring tempat hiburan malam di wilayah masing-masing agar mematuhi aturan Kota Bogor.

"Untuk Zentrum itu sudah ditutup, tidak bisa buka. Itu permanen, kalau mereka tidak menyesuaikan ya permanen tidak bisa buka," tegas Bima kepada inilahkoran, Rabu 19 Januari 2022.

Bima Arya menegaskan, monitoring tempat hiburan malam akan jalan terus sesuai. Pihaknya juga tidak akan memberikan toleransi bagi yang melanggar kebijakan. Kalau ditemukan tanpa izin dilakukan peringatan hingga tindakan.

Baca Juga: Pupuk Kerukunan dan Keragaman di Kota Bandung, Pemkot Bandung Kembali Hadirkan Kampung Toleransi

"Kami minta mereka untuk mematuhi dahulu, kalau baru satu kali kedapatan melanggar. Kalau tidak nurut juga, kami bisa tutup atau segel permanen tempat-tempat itu semua. Khusunya yang menjual minuman beralkohol (minol) di atas 5 persen," tuturnya.

Bima Arya menambahkan, Insya Allah Kota Bogor konsisten menuju visi Kota Bogor yang sudah disepakati dan dideklarasikan yaitu Kota Bogor kota ramah keluarga.

Ia mengingatkan semua untuk koordinasi apabila ada persoalan THM.

Baca Juga: Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Baru, Netizen Salfok dengan Sebutan 'Bonus Sambal Terong'

"Kita harus fokus THM tidak melanggar Perda dan Perwali. Kami tidak izinkan minol diatas 5 persen, kalau 5 persen seperti bbir itu pemerintah pusat kewenangannya. Kami terus cek, kalau tidak ada izin, ya ditertibkan," jelasnya.

Bima Arya menegaskan, selama dirinya masih jadi wali kota, tidak diterbitkan izin kalau ada yang mengajukan perizinan minol diatas 5 persen.

"Camat lurah juga harus menyurati THM. Jadi jangan tebang pilih, semua sama rata agar dilapangan semua kondusif. Saya minta semua solid dan satu barisan," tegasnya.

Baca Juga: Terkait Ucapan Arteria Dahlan, Meski Satu Partai TB Hasanuddin Dukung Tuntutan Masyarakat Pasundan

"Apalagi kondisi sedang perang, masih ada yang mabuk-mabukan. Kita ini prihatin sedang susah, tapi masih ada yang seperti itu," pungkasnya.***(Rizky Mauludi)


Editor : inilahkoran