Sejumlah Siswa Kota Bogor Positif Covid-19, Pemkot Bogor Kaji Kelanjutan PTM 100 Persen
Pemkot Bogor akan kembali mengkaji kelanjutan pelaksanaan PTM 100 persen, menyusul adanya temuan kasus Covid di beberapa sekolah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bogor- Pemkot Bogor akan kembali mengkaji kelanjutan pelaksanaan PTM 100 persen. Langkah itu dilakukan menyusul adanya temuan kasus aktif Covid-19 di beberapa sekolah di Kota Bogor.
Pemkot Bogor juga mengaku telah menyurati Satgas Covid-19 untuk melakukan kajian dan pertimbangan sebagai bahan pertimbangan kelanjutan PTM 100 persen.
Kajian yang akan dilakukan Pemkot Bogor bersama Satgas Covid-19 tersebut nantinya akan menjadi dasar pengambilan kebijakan apakah melanjutkan PTM 100 persen, kembali ke PTM Terbatas atau bahkan PJJ.
Baca Juga: Sembilan Pemain Persib Terpapar Covid, Ini Penjelasan Dokter Rafi
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengungkapkan, Pemkot Bogor telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk berkoordinasi bersama Satgas Covid-19 untuk mengkaji lebih lanjut pelaksanaan PTM 100 persen.
Menurutnya, jika perkembangan selanjutnya tidak memungkinkan untuk PTM 100 persen, maka opsi akan dilakukan PTM terbatas dengan kapasitas 50 persen.
"Sebaiknya PTMT 50 persen minimal kalau memang masih di bolehkan PTM," ungkap Dedie kepada Inilah Koran, Minggu 30 Januari 2022.
Baca Juga: Windy Cantika Aisah Tunaikan Janji Bangun Masjid di Kampung Cianjur Kabupaten Bandung
Dedie melanjutkan, pembelajaran secara daring juga dapat menjadi pertimbangan, namun hal itu jika Kota Bogor kembali ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
Dedie menambahkan, terkait PTM 100 dan juga masuknya kasus Covid-19, Pemkot Bogor akan menggelar rapat koordinasi pada Senin 31 Januari 2022.
"Kita akan bahas hari Senin ya terkait PTM," terangnya.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor: Kualitas Pendidikan Siswa Lebih Penting dari Pembangunan RKB
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno membenarkan, ada beberapa siswa tingkat SMA dan SMP yang terpapar Covid-19.
"Iya mas, data sekolah yang terpapar Covid-19 sudah kami sampaikan ke ketua Satgas sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan PTMT," ungkap Retno.
Retno melanjutkan, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, apabila ada sekolah yang terpapar, sekolah tersebut akan ditutup sementara dan dilakukan desinfeksi, tracing dan testing.
Baca Juga: Jembatan Penghubung di Kampung Bungbulang KBB Segera Dibangun Ulang
"Untuk penentuan level PPKM biasanya oleh kemendagri. Ketentuan nantinya sesuai inmendagri mas apakah PTM atau kembali daring," jelasnya.
Saat ditanya soal data sekolah dan murid yang terpapar pihaknya masih melakukan pendataan. Selain itu untuk angka penambahan kasus Covid-19 Kota Bogor perhari ini juga masih dilakukan rekap data.
"Kami belu selesai rekap dan tracing cepat. Nanti saya info," pungkasnya.***(Rizky Mauludi)
Editor : inilahkoran


