Peningkatan Kasus Covid-19 di Bogor Berimbas Naiknya BOR di Rumah Sakit
Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor berimbas terhadap keterisian tempkat tidur atau BOR di rumah sakit meningkat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Warga Kabupaten Bogor yang terpapar wabah Covid-19 terus melonjak di awal Bulan Februari hingga menyebabkan tingkat keterisian tempat tidur (BOR) rumah sakit dan pusat isolasi terpadu juga semakin menipis ketersediaannya.
Tak hanya warga umum maupun pejabat daerah, jumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang terpapar wabah Covid-19 juga meningkat dimana 65 orang Nakes telah terpapar wabah tersebut. Hal itu berimbas terhadap keterisian tempat tidur (BOR) rumah sakit semakin meningkat.
"Saat ini, dengan jumlah kasus penyebaran wabah Covid-19 yang meningkat, dari jumlah 793 tempat tidur (BOR) isolasi, 47,9 persen di antaranya sudah terisi oleh pasien Covid-19," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Minggu, 6 Februari 2022.
Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan dari jumlah 95 tempat tidur ICU di rumah sakit, 31,58 persennya sudah terisi. Sementara di Pusat Isoter Cibogo Megamendung, dari 60 tempat tidur, 44 tempat tidur diantaranya sudah terisi oleh pasien Covid-19.
"Dengan meningkatnya keterisian tempat tidur di ruang isolasi, ICU dab Isoter, kami pun sudah menyiapkan keterisian O2 cair sebanyak 49.765 m3, keterisian O2 6M³ sebanyak 974 tabung, keterisian O2 2M³ sebanyak 4 tabung dan keterisian O2 1M³ : 284 tabung," tutur Ade Yasin yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.
Ibu dua orang anak ini menjelaskan bahwa di hari Sabtu, (05/02/2022) kemarin ada ambahan 1.138 kasus konfirmasi positif baru, tambahan 95 kasus sembuh dan nihil kasus konfirmasi meninggal dunia.
Baca Juga: Ade Yasin: 120 Kades dan Perangkat Desa yang Kuliah di IPB University akan Diwisuda Mendagri Tito Karnavian
"1.138 kasus konfirnasi positif tambahan diatas berasal dari 40 kecamatan, dimana lima kecamatan tertinggi yaitu Kecamatan Cibinong, Gunung Putri, Bojonggede, Cileungsi dan Citeureup," jelasnya.
Bupati Bogor Ade Yasin melanjutkan, hingga kini 6.591 orang warganya masih terkonfirmasi aktif atau positif, selain ikut isolasi di rumah sakit atau Pusat Isoter, ada juga masyarakat yang kondisi rumahnya layak menjalani isolasi mandiri.
"Selain itu, hingga kini Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor dibantu instandi lainnya telah memvaksinasi masyarakat, dimana 2.104.629 orang telah divaksinasi Covid-19 dosis kedua. Kami menghimbau agar warga mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19," lanjut Ade Yasin. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


