Lagi, Bima Arya Ultimatum Holywings Cafe, Bogor Tertutup untuk Konsep 'Mabuk-mabukan'
Bima Arya kembali mengultimatum Holywings Cafe agar tak usung konsep bisnis 'mabuk-mabukan'. Apa kata sang Wali Kota?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Wali Kota Bogor Bima Arya kembali mengultimatum Holywings Cafe Bogor. Apa katanya?
Bima Arya menegaskan kepada Holywings Cafe Bogor agar konsisten mengusung konsep bisnis yang sesuai dengan visi misi Kota Bogor.
Menurut Bima Arya, hal yang tak bisa ditawar Holywings Cafe Bogor adalah terlarangnya konsep bisnis yang membuat pengunjung mabuk-mabukan gegara miras.
Baca Juga: Kunci Jawaban Tebak Kata Shopee Level 106, 107, 108, 109, 110, Dapatkan Hadiah Menarik
"Kota Bogor terbuka bagi semua investasi, tapi dengan catatan satu harus sesuai dengan visi misi Kota Bogor yang ramah dan layak keluarga. Ini tidak ada tawar-menawar, kami ingin hidup di kota keberkahan, nyaman dan aman tetapi tetap terbuka untuk investasi. Saat kemarin Holywings akan buka, saya mengundang teman-teman Holywings hadir di Balai Kota Bogor," ungkap Bima kepada wartawan usai menghadiri launching Holywings Cafe Bogor di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur pada Selasa 8 Februari 2022.
Bima melanjutkan, saat dirinya menanyakan konsep Holywings Cafe. Dia yakin, bisnis Holywings Cafe akan tetap melesat tanpa harus menjual minuman beralkohol.
"Ya, tapi kalau mau menyesuaikan dengan Kota Bogor silahkan, insyaallah mendapat keberkahan. Saya minta satu, tidak ada menjual alkohol diatas 5 persen, untuk kadar alkohol 0 sampai 5 persen izinnya diberikan oleh pemerintah pusat," tuturnya.
Baca Juga: Inter vs Roma, Simone Inzaghi: Ayo Move On dari Kekalahan Lawan AC Milan!
Untuk itu Bima menegaskan tiga hal, satu tidak ada alkohol diatas 5 persen. Yang kedua jangan ada disudut restoran kemungkinan sesuatu yang tidak diinginkan seperti kota lain. Karena dirinya tidak ingin melihat anak-anak mudanya teler dan mabuk.
"Gamau saya, karena itu tanggung jawab saya sebagai pemimpin. Ketiga, saya minta tolong ada kearifan lokal Kota Bogor, jadi pengunjung bisa disuguhkan bajigur, bandrek dan suguhkan makanan Kota Bogor. Saya hari ini mendapatkan bukti tadi disuguhkan bajigur, jadi sudah mentaati. Yang terakhir holywings ini dibuka level 3 PPKM saya titip bang Hotman aturan diatatai jam operasional hingga pukul 21.00 WIB dengan kapasitas maksimal 60 persen. Tolong dijaga Prokes, mari saling menjaga dan mudah-mudahan mendapat manfaat dari tempat ini," bebernya.
Terakhir, Bima Arya menjelaskan tentang filosofi dibalik Kota Keluarga yang melekat untuk Bogor.
"Kota keluarga adalah dimana setiap ruang yang ada memberikan kebahagiaan, menyatukan keluarga dan tidak memberikan dampak negatif. Bukan hanya sehat raganya, tapi jiwanya, akhlaknya. Kota bogor terbuka bagi semua investasi, kota bogor terbuka bagi semua usaha ekonomi dengan catatan satu harus sesuai dengan visi misi Kota Bogor yang ramah dan layak dengan keluarga," pungkasnya.***(Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


