KAGET! Hendak PTM, Guru dan Siswa SDN Cinangka 4 Malah Temukan Ular Sanca Kembang

Para guru dan siswa SDN Cinangka 4, Kabupaten Bogor malah dikagetkan dengan penemuan ular sanca kembang saat hendak menggelar PTM.

KAGET! Hendak PTM, Guru dan Siswa SDN Cinangka 4 Malah Temukan Ular Sanca Kembang
Para guru dan Siswa SDN Cinangka kaget melihat ular sanca kembang berukuran 4 meter.

INILAHKORAN, Bandung- Betapa kagetnya guru dan siswa SDN Cinangka 4, Kabupaten Bogor. Mereka mendapati ular sanca kembang ketika hendak melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Para guru dan siwa SDN Cinangka 4 menemukan ular sanca kembang ketika hendak PTM, itu pada Senin 14 Februari 2022 pagi WIB.

Seekor ular sanca kembang yang ditemukan guru dan siswa SDN Cinangka 4, itu berukuran 4 meter dan pertama kali diketahui penjaga sekolah bernama Saefulloh.

Baca Juga: Korean Music Awards 2022 Umumkan 23 Nominasi Tahun Ini, Apa Idolamu Masuk Nomiasi?

Prai berusia 39 tahun tersebut mengaku sesuai rutinitas kerjanya ia membuka gerbang sekolah, lalu orang tua murid dan sisqa berdatangan. Tak lama ada seorang siswa berterial ada ular di ruang kelas IV SDN Cinangka 4.

"Saat saya sedang bersih-bersih lingkungan, tiba -tiba seorang siswa berteriak ada ular di dekat ruang kelas 4 , yang kebetulan juga tidak jauh dari pemukiman warga," kata Saefulloh.

Setelah itu, ia pun menghampiri kerumunan anak-anak, yang didapati sedang melihat seekor ular sanca kembang dengan perut bulat seperti sehabis mendapatkan mangsa atau makanan.

Baca Juga: PSIS Hanya Punya 11 Pemain Ladeni Persib, Dragan Djukanovic: Kami Siap Bertanding!

"Alhamdulillah, saya dibantu warga dan orang tua murid yang sedang mengantarkan anaknya berhasil menangkap ular tersebut, ada sedikit perlawanan dari ular sanca kembang tersebut," sambungnya

Saefulloh menuturkan bahwa keberanian untuk menangkap satwa liar dan berbahaya tersebut karena spontanitas, ia, warga dan orang tua murid khawarir apabila anak-nak murid menjadi korban keganasan ular sanca batik tersebut.

"Kami khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan pada anak-anak murid, hingga akhirnya saya dibantu warga dan orang tua murid mrmaksakan diru menangkap ular sanca kembang tersebut dan memasukkannya ke dalam karung berukuran besar," tutur Saefulloh.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 14 Februari 2022: Stres Pikirkan Reyna, Kondisi Andin Makin Buruk dan Alami Kontraksi

Sementara itu , Edo (26) warga sekitar mengaku Baru saja kehilangan bebek peliharaannya, ia menduga bebek yang dipelihara tak jauh dari sekolahan itu sudah dimakan ular sanca kembang tersebut.

"Bebek peliharaan saya baru saja hilang , tapi setelah melihat perut ular , kayaknya bebek saya dimakan ular itu," ungkap Edo .

Ia menambahkan, sesuai nama kampungmya, di Kampung Pasir Oray ini memang banyak ular. Oray itu nahasa sunda, kalau bahasa indonesianya ya ular.

"Kampung Oray ini memang berada diwilayah perkebunan , bahkan sesuai nama kampungnya saja Kampung Pasir Oray atau lapangan ular, dimana dari dulu memang banyak ular disini," tambahnya.

Baca Juga: Khasiat Air Kelapa di Tengah Lonjakan Varian Omicron, Dr Rita Ramayulis Ungkap Fakta Mengejutkan Ini

Saat ini, oleh Saefulloh, ular sanca kembang yang sudah diamankan rencananya akan dijual atau jika ada yang berminat untuk merawatnya, silahkan mengambil langsung ke Kampung Pasir Oray. (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran