INILAHKORAN, Bogor-Walaupun kasus penyebaran wabah Covid-19 perharinya masih sangat tinggi yaitu mencapai 1.915 jiwa, namun angka kesembuhan warga yang positif atau terpapar wabah Covid-19 di Kabupaten Bogor juga terbilang tinggi.
Selama tiga hari terakhir, tercatat 2.198 warga yang telah sembuh. Dimana rata-rata perharinya mencapai sekitar 732 jiwa. Sedangkan angka kesembuhan sebelumnya sebanyak 200 hingga 500 jiwa.
"Di hari Rabu kemarin, ada tambahan 1.915 kasus konfirmasi positif wabah Covid-19 dan juga tambahan 799 warga yang positif atau terpapar telah sembuh dari penularan wabah Covid-19," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Kamis, (17/02/2022).
Wanita yang sudah 3 tahun menjadi Bupati Bogor ini menerangkan bahwa banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh karena penanganan Covid-19 yang sudah maksimal.
"Kunci dari banyaknya kesembuhan dari wabah Covid-19 ini karena warga yang terpapar atau pisitif secara berkala dipantau kesehatannnya oleh tenaga kesehatan (Nakes) yang tersebar di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) atau dokter lainnnya, dan juga karena mereka disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) dan tetap menjalani isolasi mandiri (Isoman) hingga mereka dinyatakan sembuh," terang Ade Yasin.
Ade Yasin menuturkan, selain warga, ratusan Nakes juga terpapar semenjak awal Tahun 2022 dan sebagian besarnya sudah dinyatakan sembuh atau negatif dari wabah Covid-19.
"Ada 300 orang Nakes yang baru-baru ini terpapar, sisa 2.500 orang dan yang telah sembuh, saat ini sudah mulai bertugas kembali di rumah sakit maupun fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) lainnya," tuturnya.
Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina Suwardi menjelaskan bahwa jajarannya sudah membagikan paket obat-obatan dan vitamin kepada warga yang menjalani Isoman.
"Kepada warga yang menjalani Isoman, para Nakes yang ada di Puskesmas tentunya akan membagikan paket obat-obatan dan vitamin serta melakukan monitoring kesehatannya hingga melakukan rapit atau wab test PCR hingga pasien dinyatakan negatif atau sembuh dari wabah Covid-19," jelas Mike. (Reza Zurifwan)***