Diduga Mau Ikut Unjuk Rasa, Belasan Pelajar SMK Diamankan di Stasiun Bogor

Belasan pelajar SMK atau STM dari Kabupaten Bogor dan Sukabumi diamankan Satgas di Stasiun Bogor dan diduga akan mengikuti unjuk rasa

Diduga Mau Ikut Unjuk Rasa, Belasan Pelajar SMK Diamankan di Stasiun Bogor
Tim Satgas mengamankan para pelajar SMK di Stasion Bogor dan mereka diduga akan ikut unjuk rasa di Monas Senin11 April 2022.

INILAHKORAN, Bogor - Satgas Kota Bogor mengamankan belasan pelajar SMK yang berasal dari Kabupaten Bogor dan Sukabumi di Stasiun Bogor, Kecamatan Bogor Tengah karena diduga akan mengikuti aksi unjuk rasa (unras) di Monas pada Senin 11 April 2022.

Ketua Harian Satgas Pelajar Kota Bogor, Ikbal SH mengatakan, para pelajar SMK diamankan saat hendak naik KRL di Stasiun Bogor, setelah didata tadi ada sebanyak 18 pelajar diamankan.

"Bahkan dari 18 orang itu, satu d iantaranya merupakan pelajar (SMK) perempuan," ungkap Ikbal kepada wartawan.

Ikbal melanjutkan, Satgas juga mendapati ada tiga orang yang statusnya bukan pelajar turut diamankan karena dicurigai hendak mengikuti aksi demo ke Jakarta. Mereka adalah pelajar dari Kabupaten Bogor, bahkan ada yang berasal dari Sukabumi sudah sampai ke sini.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Menurun, Kota Bogor Kembali Rencanakan PTM 100 Persen

"Para remaja itu kami amankan ketika akan ke Jakarta naik kereta api di Stasiun Bogor. Satgas Kota Bogor melakukan patroli sejak aksi demo mahasiswa yang dilakukan pada pekan lalu, yaitu Jumat (8/4/2022) hingga Sabtu (9/4/2022) petugas juga mengamankan tiga orang pelajar yang hendak ikut serta melakukan demo di Istana Bogor," tuturnya.

Ikbal menerangkan, khusus hari ini pengamanan diperketat karena puncak aksinya Senin (11/4/2022). Sehingga disiapkan enam titik (pengamanan),  fokus utamanya, stasiun Bogor, dan Terminal Baranang Siang. Dari pelajar yang saat ini terjaring, petugas mendapati pelajar di Stasiun Bogor.

"Berdasarkan catatanya, sejumlah pelajar SMK tersebut berasal dari Leuwiliang, Pamijahan, Ciampea, Kabupaten Bogor. Sedangkan pelajar lainnya yang diamankan berasal dari Parung Kuda, Kabupaten Sukabumi," terangnya.

Baca Juga: Sebanyak 1.600 Personel Gabungan Siap Amankan Istana Bogor

Ikbal membeberkan, saat ini mereka didata dan dipanggil masing-masing pembina sekolahnya, untuk selanjutnya diserahkan kepada orang tuanya.

"Kami panggil pembina sekolahnya untuk yang statusnya pelajar, tapi untuk tiga orang di luar pelajar kami serahkan ke Polresta. Sedangkan dari keterangan sejumlah pelajar, mereka mengaku mau mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta karena melihat ajakan dari media sosial. Indikasinya kuat mau demo ke jakarta dari hp yang diperiksa, tau dari mana? Dari facebook ajakanya," bebernya.

Sebelumnya, Satgas Pelajar Kota Bogor mengantisipasi ikut serta siswa melakukan demo atau unjuk rasa di Monas, Jakarta Senin (11/4/2022). Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bakal berunjuk rasa di Istana Negara pada 11 April 2022 dengan tuntutan menolak perpanjangan masa jabatan Presiden dan penundaan Pemilu 2024. BEM SI mengajak aliansi mahasiswa serta BEM semua universitas untuk bergabung dalam aksi tersebut. Ajakan itu diinformasikan melalui instagram @bem_si. Tak hanya itu, beredar undangan kepada seluruh anak SMA dan STM untuk bergabung dalam aksi tersebut. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran