Bolehkah Minum Air Kelapa Saat Berbuka? Ini Penjelasan dr. Zaidul Akbar

Dr.Zaidul Akbar menjelaskan tentang minum dengan air kelapa saat buka puasa.

Bolehkah Minum Air Kelapa Saat Berbuka? Ini Penjelasan dr. Zaidul Akbar

INILAHKORAN - Minum air kelapa saat berbuka puasa sering menjadi pilihan banyak orang karena dianggap menyegarkan dan mampu menghidrasi tubuh.

Namun, dr. Zaidul Akbar memberikan peringatan agar tidak langsung mengonsumsi air kelapa dalam keadaan perut kosong tanpa menyeimbangkan keasamannya dengan bahan lain.

Dampak Minum air kelapa Saat Perut Kosong

Dalam kanal YouTube pribadinya, dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa puasa adalah proses detoksifikasi yang berkaitan dengan asam amino. Jika langsung mengonsumsi air kelapa saat berbuka, tubuh bisa mengalami reaksi yang kurang nyaman.

"Puasa itu detoks, detoks dengan asam amino. Jangan langsung minum air kelapa, kaget badannya, karena air kelapa itu kalau dicek pH-nya asam dia, dan pH darah kita ini secara umum kan 7,4 atau 7,3," ujar dr. Zaidul Akbar.

Secara alami, pH darah manusia berkisar antara 7,3 hingga 7,4, yang bersifat sedikit basa. Jika tubuh tiba-tiba menerima sesuatu yang terlalu asam setelah berpuasa, maka keseimbangan pH dapat terganggu dan memicu gejala seperti pusing atau rasa tidak nyaman.

Manfaat dan Risiko Keasaman dalam air kelapa

Menurut dr. Zaidul Akbar, sifat asam dalam air kelapa sebenarnya memiliki manfaat, salah satunya adalah membantu membunuh kuman dalam tubuh. Namun, jika diminum dalam kondisi perut kosong setelah puasa, tubuh bisa bereaksi dengan cara yang tidak nyaman.

"Ketika air kelapa masuk, kliyengan karena terlalu asam. Asam itu fungsinya apa? Dia membunuh kuman sebenarnya. Jadi, gula pasir itu kan asam, maka dia dipakai sebagai pengawet, madu juga asam," jelasnya.

Meskipun demikian, bukan berarti air kelapa harus dihindari sepenuhnya. Yang perlu diperhatikan adalah cara konsumsinya agar tetap aman dan tidak mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh.

Cara Mengonsumsi air kelapa dengan Lebih Sehat

Agar lebih aman dikonsumsi saat berbuka, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk menyeimbangkan keasaman air kelapa dengan makanan atau minuman yang bersifat basa.

"Jadi kita perlu makan yang asam atau yang basa? Seimbang aja. air kelapa asam, sayuran basa, jadi dia seimbang," tambahnya.

Beberapa makanan yang bersifat basa antara lain:

  • Sayuran hijau seperti bayam, kale, timun, dan seledri
  • Buah-buahan yang tidak terlalu asam

Cara lain yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi makanan yang bersifat basa terlebih dahulu sebelum minum air kelapa. Dengan cara ini, tubuh lebih siap menerima cairan asam tanpa menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.


Editor : Firda Rachmawati