BOS Digunakan Membayar Gaji Guru Honorer, Ini Kata Anggota Dewan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memperbolehkan separuh atau 50 persen dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) digunakan untuk membayar gaji guru honorer.

BOS Digunakan Membayar Gaji Guru Honorer, Ini Kata Anggota Dewan

INILAH, Bandung - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memperbolehkan separuh atau 50 persen dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) digunakan untuk membayar gaji guru honorer.

Terkait hal itu, anggota DPRD Kota Bandung Aries Supriatna menyatakan, dari sudut guru honorer tentu program ini sangat positif. Karena memang masih banyak guru honorer yang belum mendapatkan perhatian sebagai mana mestinya, masih banyak guru honorer yang dibayar 400 ribu perbulan dan masih di bawah upah minimum di kota Bandung.

Dengan adanya program dari Mendikbud ini, sudah ada perhatian dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer yang notabene mereka adalah para pejuang, para pahlawan di bidang pendidikan dan betul-betul mendedikasikan dirinya untuk pengembangan pendidikan.

"Iya, sangat positif karena ini kan upaya untuk meningkatkan kesejahreraan para guru honorer. Di Dewan di Kota Bandung terus berupaya untuk memberikan kesejateraan. Kemampuan APBD itu kan terbatas, nah sekarang ada upaya dari pemerintahdari dana BOS pusat untuk bahan kesejahreaan buat guru honorer, itu kan sangat harus direspon secara positif," ujar Aries, Rabu (12/2/2020).

Dia mengungkapkan, sebetulnya ada beberapa produk operasioal dari dana BOS sendiri, operasional, investasi untuk mengembangkan dan mendorong pendidikan di Indonesia. Guru honorer adalah elemen dari pada pendidikan di Indonesia, jadi kenapa tidak diperbolehkan, tujuannya adalah untuk meningkatkan pendidikan.

Kebijakan Mendikbud ini semoga membantu kesejahteraan para guru honorer, yang selama ini banyak sekali komisi D di DPRD Kota Bandung keluhan mereka terkait dengan kurangnya kesejahterahan dari para guru honorer.

"Nah, persoalan itu agak sedikit terjawab walaupun tidak menyelesaikan seluruh permasalahan. Maka saya melihat dari sudut pandang guru honorernya sangat positif, karena memang peran guru honorer itu di pendidikan Indonesia itu di kota Bandung sangat signifikan, guru honorer di kota Bandung keberadaannya 12 ribu, mereka sudah mengabdi puluhan tahun," tambah Aries. (Okky Adiana).
 


Editor : Bsafaat