BPBD Kota Bandung Sasar Mal dan Hotel Edukasi Mitigasi Gempa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung memperluas cakupan sosialisasi, dan simulasi mitigasi bencana ke lokasi-lokasi publik yang ramai pengunjung. 

BPBD Kota Bandung Sasar Mal dan Hotel Edukasi Mitigasi Gempa

INILAHKORAN, Bandung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung memperluas cakupan sosialisasi, dan simulasi mitigasi bencana ke lokasi-lokasi publik yang ramai pengunjung. 

Ketua Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, upaya itu dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang yang berada di sekitar wilayah Bandung Raya.

"Tempatnya mall dan hotel, dan sedang diaudit sekarang. Besok kami gelar rapat teknis untuk menentukan skema simulasi. Rencananya akan ada dua jenis, yaitu simulasi karyawan dan video petunjuk keselamatan pengunjung," kata Didi Ruswandi, Rabu 3 September 2025.

Menurutnya, penggunaan video edukatif dipilih karena lebih efektif di tempat umum seperti mal dan hotel. Video tersebut akan menyerupai safety briefing, seperti yang biasa ditampilkan di dalam pesawat.

"Kalau pengunjung, tentu tidak mungkin diajak langsung ikut simulasi. Jadi videonya akan menjelaskan apa yang harus dilakukan jika gempa terjadi, misalnya saat sedang berada di acara besar," ucapnya.

Simulasi bencana di gedung-gedung pemerintah, dituturkan ia masih belum dijalankan karena menunggu permintaan resmi dari instansi terkait. 

"Kami baru bersedia menyelenggarakan simulasi atau menyediakan video edukasi, apabila memang ada pengajuan dari balai kota atau kantor pemerintahan lainnya," ucapnya.

Selain menyasar pusat perbelanjaan dan hotel, pihaknya juga rutin mengadakan simulasi di sekolah-sekolah dasar dan menengah. Pihaknya juga aktif bekerja sama dengan komunitas masyarakat, dan lembaga amil zakat untuk menyelenggarakan pelatihan mitigasi bencana.

"Tujuan utama kami adalah membangun kesiapsiagaan masyarakat. Tidak cukup hanya tahu teori, tapi juga harus paham tindakan penyelamatan saat gempa benar-benar terjadi," ujar dia. *


Editor : Ahmad Sayuti