BPS Jabar Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Bukan Sensus Perpajakan
Kepala BPS Jabar Margaretha Ari Anggorowati mengatakaan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda bersama seluruh bangsa sehingga memerlukan dukungan aktif.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala BPS Jabar Margaretha Ari Anggorowati mengatakaan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda bersama seluruh bangsa sehingga memerlukan dukungan aktif dari para pelaku usaha, khususnya sektor industri.
Menurutnya, ada empat output yang diharapkan dari kegiatan Sensus Ekonomi 2026 tersebut. Yakni penguatan kolaborasi antarinstansi, komitmen bersama tingkat tinggi, sosialisasi secara masif, dan sinergi dalam mengawal implementasi.
"Sensus Ekonomi 2026 ini bukan sensus perpajakan, tapi khusus untuk kepentingan statistik. Untuk itu, bapak/ibu tidak perlu khawatir karena dalam Sensus Ekonomi ini kami akan menjaga kerahasiaan data individu perusahaan bapak/ibu semua," kata Margaretha di forum kolaborasi lintas kementerian bertajuk Kolaborasi Strategis Sensus Ekonomi 2026: Fondasi Daya Saing Industri Masa Depan di Kabupaten Bekasi, Selasa (21/7/2026).
Dalam paparannya yang berjudul Rekam Medis Ekonomi Nasional melalui Sensus Ekonomi 2026, ditegaskan Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda bersama seluruh bangsa sehingga memerlukan dukungan aktif dari para pelaku usaha, khususnya sektor industri.
Sementara itu, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian Tri Supondy menekankan keberhasilan industrialisasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam maupun investasi, tetapi juga kualitas data yang menjadi landasan penyusunan kebijakan.
"Saat ini data industri masih tersebar di berbagai sumber. Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan ekosistem data industri yang terintegrasi, mutakhir, dan saling melengkapi agar setiap kebijakan industrialisasi dapat disusun secara lebih presisi," jelasnya.
Sedangkan, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta mengajak dunia usaha untuk berpartisipasi aktif.
"Saya berharap juga teman-teman di dunia usaha jangan berpikir (Sensus Ekonomi) ini buat apa, tapi ini adalah untuk kita semua, untuk Indonesia," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani

