BPS: Wisman ke Jabar via Kertajati Melonjak, Penumpang Whoosh Terus Bertambah

BPS mencatat kunjungan wisman ke Jabar via Bandara Kertajati naik 97,93 persen pada Juni 2026. Penumpang Whoosh dan okupansi hotel juga meningkat.

BPS: Wisman ke Jabar via Kertajati Melonjak, Penumpang Whoosh Terus Bertambah
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Sektor pariwisata Jawa Barat menunjukkan tren positif pada pertengahan 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat lonjakan signifikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui Bandara Internasional Kertajati, diikuti peningkatan mobilitas warga negara asing (WNA) menggunakan kereta cepat Whoosh.

Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan jumlah wisman yang datang langsung melalui Bandara Kertajati pada Juni 2026 mencapai 477 kunjungan, atau melonjak 97,93 persen dibandingkan Mei 2026.

Menurutnya, wisatawan asal Singapura masih menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 54,09 persen dari total kunjungan internasional.

"Fluktuasi jumlah kunjungan sejak 2024 hingga 2026 masih dipengaruhi oleh ketersediaan rute dan frekuensi penerbangan internasional yang beroperasi di Bandara Kertajati," ujar Ari dalam rilis Berita Resmi Statistik, Senin (3/8/2026).

Whoosh Jadi Andalan Mobilitas WNA

Di tengah belum pulihnya trafik penerbangan internasional, kereta cepat Whoosh justru menjadi salah satu moda utama yang digunakan warga negara asing untuk masuk ke Jawa Barat.

BPS mencatat, sepanjang Juni 2026 terdapat 17.877 kunjungan WNA menggunakan Whoosh.

Mayoritas kedatangan tercatat melalui:

Stasiun Padalarang: 86,46 persen
Stasiun Tegalluar: 12,05 persen
Stasiun Karawang: 1,48 persen

Secara kumulatif selama Januari–Juni 2026, jumlah kunjungan WNA menggunakan Whoosh mencapai 87.751 kunjungan.

"Selama periode Januari-Juni 2026 jumlah kunjungan WNA menggunakan Whoosh ke Jawa Barat mencapai 87.751 kunjungan," kata Ari.

Wisata Domestik Melambat, Hotel Berbintang Tetap Ramai

Di sisi lain, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Jawa Barat pada Juni 2026 tercatat 18,67 juta perjalanan, turun 4,37 persen dibandingkan Mei 2026.

Meski demikian, secara akumulatif semester pertama 2026, jumlah perjalanan wisnus masih tumbuh 4,69 persen menjadi 112,12 juta perjalanan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kawasan Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya tetap menjadi destinasi favorit dengan pangsa kunjungan mencapai 52,15 persen dari total perjalanan wisata di Jawa Barat.

Menariknya, perlambatan perjalanan wisata domestik tidak berdampak pada sektor perhotelan.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang justru meningkat menjadi 51,05 persen pada Juni 2026, naik 2,85 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Tiga daerah dengan okupansi hotel tertinggi adalah:

Kabupaten Karawang: 72,11 persen
Kota Tasikmalaya: 63,22 persen
Kabupaten Purwakarta: 62,48 persen

Sementara itu, TPK hotel nonbintang tercatat 25,56 persen, turun 0,63 poin dibandingkan Mei 2026, namun masih lebih tinggi 2,42 poin dibandingkan Juni 2025.

Penumpang Pesawat Turun, Kereta Api Terus Tumbuh

BPS juga mencatat perubahan pola transportasi masyarakat di Jawa Barat.

Jumlah penumpang penerbangan domestik yang berangkat dari Jawa Barat pada Juni 2026 mencapai 394 ribu orang, turun 3,67 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan paling tajam terjadi pada penerbangan internasional yang anjlok 93,94 persen menjadi hanya 765 penumpang.

Menurut BPS, penurunan tersebut berkaitan dengan berakhirnya fase keberangkatan jemaah haji melalui Bandara Kertajati yang sebelumnya meningkatkan jumlah penumpang internasional.

Sebaliknya, moda transportasi berbasis rel terus menunjukkan pertumbuhan.

Jumlah penumpang kereta api pada Juni 2026 mencapai 2,43 juta orang, meningkat 1,80 persen dibandingkan Mei 2026.

Sementara itu, layanan Whoosh melayani sekitar 267 ribu penumpang selama Juni 2026 atau naik 3,73 persen secara bulanan.

"Secara kumulatif penumpang angkutan kereta api tumbuh 9,57 persen sepanjang tahun 2026, sedangkan penumpang Whoosh tumbuh 0,61 persen," pungkas Ari.***


Editor : JakaPermana