Bromo Ditutup Akibat Karhutla, Ini 3 Wisata Probolinggo yang Aman Dikunjungi

Akses Bromo ditutup akibat karhutla? Tenang, Jembatan Kaca hingga Seruni Point Probolinggo dipastikan aman dan tetap bisa dikunjungi wisatawan.

Bromo Ditutup Akibat Karhutla, Ini 3 Wisata Probolinggo yang Aman Dikunjungi
Bromo Ditutup Akibat Karhutla, Ini 3 Wisata Probolinggo yang Aman Dikunjungi

INILAHKORAN.ID - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa penutupan total empat akses pintu masuk ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sejak Sabtu 8 Agustus 2026 malam. 

Meski begitu, bagi Anda yang sudah terlanjur menjadwalkan liburan ke kawasan Probolinggo, tidak perlu berkecil hati.

​Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo memastikan sejumlah destinasi populer di sekitar Bromo masih sangat aman dan kondusif untuk dikunjungi.

​Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, menjelaskan bahwa letak titik api saat ini masih relatif jauh dari pemukiman warga serta beberapa objek wisata utama di wilayah Probolinggo.

​Rekomendasi wisata Sekitar Bromo yang Tetap Buka

​Jika Anda mencari alternatif destinasi dengan pemandangan megah tanpa memasuki kawasan terdampak karhutla, berikut rekomendasi tempat wisata yang dipastikan aman:

​1. Jembatan Kaca Bromo

​Destinasi ikonik ini tetap menjadi pilihan utama untuk menikmati keindahan lanskap pegunungan dari ketinggian. Lokasinya yang berada di luar radius bahaya karhutla membuatnya tetap beroperasi secara normal untuk menyambut wisatawan.

​2. Puncak Seruni Point

​Ingin menikmati pemandangan Bromo dari sudut pandang terbaik tanpa melintasi lautan pasir? Puncak Seruni Point adalah jawabannya. Berdasarkan pantauan lapangan, titik api tidak mengganggu kawasan ini sehingga wisatawan masih bisa menikmati panorama dengan aman.

​3. Terminal wisata Seruni Point

​Sebagai rest area sekaligus pusat fasilitas pendukung di kawasan Seruni Point, tempat ini tetap beroperasi penuh untuk melayani kebutuhan pengunjung yang datang ke kawasan Probolinggo.

​Meskipun beberapa objek wisata di atas aman dan direkomendasikan, Disporapar Kabupaten Probolinggo menegaskan bakal terus memantau pergerakan angin dan titik api secara real-time.

​"Untuk beberapa destinasi wisata tersebut kondisi saat ini masih aman dan memungkinkan untuk dikunjungi. Namun, jika situasi di lapangan berkembang dan berpotensi mengganggu keselamatan atau kenyamanan, kami tidak ragu untuk melakukan pembatasan hingga penutupan sementara," ujar Heri Mulyadi.


Editor : Firda Rachmawati