BRT Bandung Raya, Depo Leuwipanjang Mulai Dibangun, Cicaheum Masih Bertahap
Proyek BRT Bandung Raya saat ini sudah memasuki tahap pembangunan beberapa depo meski masih ada beberapa titik yang pengerjaannya belum dimulai.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi menyampaikan, perkembangan pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung. Proyek BRT Bandung Raya, saat ini sudah memasuki tahap pembangunan beberapa Depo, meski masih ada beberapa titik yang pengerjaannya belum dimulai.
"Depo Leuwipanjang dan Cicaheum sudah ada pemenang lelangnya, dan pembangunan untuk Leuwipanjang sudah mulai. Namun untuk pembangunan on corridor, saat ini belum dimulai," kata Rasdian Setiadi, Selasa 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, untuk off corridor semua tender dan pemenang lelang sudah ditetapkan. Sedangkan pembangunan on corridor diperkirakan akan dimulai pada akhir Februari 2026. Pihak Kementerian Perhubungan melalui World Bank dan Project Management Consultant (PMC), juga akan beraudiensi dengan Wali Kota Bandung terkait pembangunan koridor lokal BRT.
Depo Leuwipanjang, Rasdian menjelaskan proses konstruksi sudah dimulai dan pembangunan berjalan sesuai rencana. Sementara itu, Depo Cicaheum masih dilakukan secara bertahap karena sebagian bus masih digunakan hingga Lebaran. "Leuwipanjang sudah mulai pengerjaannya, sedangkan Cicaheum masih bertahap," ucapnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan proses appraisal untuk Depo Leuwipanjang telah selesai. Appraisal tersebut termasuk penghapusan dan persiapan lahan sehingga pengerjaan bisa dilakukan dari nol. Sementara Depo Cicaheum kemungkinan akan mulai dibangun setelah Leuwipanjang rampung.
Ketika ditanya kapasitas penampungan bus di depo baru, ia mengaku belum hafal secara pasti. "Saya kurang hafal, terutama terkait lokasi penempatannya," ujar dia.
Dengan perkembangan tersebut, pihaknya menargetkan proyek BRT dapat mempercepat mobilitas masyarakat di sejumlah koridor strategis. Pembangunan depo yang telah dimulai, diharapkan dapat mendukung kesiapan operasional bus dan meningkatkan kualitas transportasi publik di Kota Bandung.
Editor : Ahmad Sayuti

