BSIP Luncurkan Logo Baru

Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan logo baru dan pencanangan open house BSIP serentak di seluruh Indonesia.

BSIP Luncurkan Logo Baru
Kepala BSIP Kementan Fadjri Djufri mengatakan, peluncuran log obaru ini sejalan dengan berdirinya BSIP sejak satu tahun lalu merupakan kebutuhan mendesak terhadap standarisasi pertanian Indonesia terutama dalam peningkatan daya saing produk lokal di pasar global. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan logo baru dan pencanangan open house BSIP serentak di seluruh Indonesia.

Kepala BSIP Kementan Fadjri Djufri mengatakan, peluncuran log obaru ini sejalan dengan berdirinya BSIP sejak satu tahun lalu merupakan kebutuhan mendesak terhadap standarisasi pertanian Indonesia terutama dalam peningkatan daya saing produk lokal di pasar global.

"BSIP lahir karena kebutuhan organisasi dan kebutuhan pertanian Indonesia dalam meningkatkan standar agar ke depan pasar global menghendaki masuknya produk kita. Kalau kita mau merajai pasar luar negeri yang paling pertama adalah standar," ungkap Fadjri di Komplek BSIP Cimanggu, Rabu 20 September 2023.

Fadjri mengatakan, selama berdiri BSIP berhasil meningkatkan standar beberapa komoditas pertanian Indonesia untuk kebutuhan pasar ekspor. Selain itu BSIP juga menerima penyerahan 3 SNI dari BSN dan menyelesaikan LSPro yang akan diserahkan ke Komite Akreditasi Nasional (KAN).

"Dalam waktu dekat kita akan segera menyelesaikan LSPro perkebunan, tanaman pangan, peternakan, hortikultura dan LSPro utama kita yaitu LSPro personal sebagai ukuran kekuatan SDM yang kita miliki," tuturnya.

Fadjri menjelaskan, ke depan berharap BSIP bisa cepat beradaptasi dengan membantu masyarakat serta pelaku usaha dalam mempersiapkan produk lokalnya untuk kebutuhan pasar ekspor. Standar yang mereka miliki saat ini dapat segera ditingkatkan.

"Alhamdulillah kami sudah tingkatkan kualitas beberapa produk lokal, termasuk mangga nusantara sebagai andalan komoditas Indonesa," terangnya.

Sedangkan, Sekretaris BSIP Haris Syahbuddin mengatakan kegiatan gebyar dan launching logo baru BSIP hari ini sedikitnya dihadiri 1.000 peserta termasuk para UMKM dan masyarakat sekitar. Dalam kegiatan ini BSIP juga memberi santunan terhadap 100 anak yatim yang berasal dari Kota Bogor.

"Kami semua berharap dukungan positif masyarakat atas kehadiran BSIP untuk menjadikan pertanian maju mandiri dan modern serta mendorong hilirisasi dengan baik," jelasnya.

Sebagai informasi, Kegiatan Gebyar Agrostandar yang juga sekaligus sebagai peringatan 1 Tahun berdirinya BSIP ini berlangsung sejak 19 September 2023 dan akan mencapai puncak acaranya pada 21 September 2023. 

Nantinya, di puncak acara akan ada fun walk bersama Menteri Pertanian hingga pemecahan rekor MURI minum minuman herbal serentak di 33 provinsi dengan peserta terbanyak.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani