BSU 2025 Belum Cair? Ini 4 Penyebab Utamanya
Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 sebagai bentuk komitmen mendukung para pekerja yang terdampak tekanan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 sebagai bentuk komitmen mendukung para pekerja yang terdampak tekanan ekonomi.
Program ini menyasar para pekerja yang sudah terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan, dan disambut positif oleh berbagai kalangan.
Namun, tidak sedikit pekerja yang mengeluhkan bahwa hingga pertengahan tahun ini mereka belum juga menerima pencairan bantuan, padahal namanya sudah tercantum sebagai penerima.
Mengutip penjelasan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), terdapat sejumlah alasan mengapa BSU 2025 belum cair meski pekerja sudah lolos verifikasi awal.
Berikut beberapa penyebab utama keterlambatan pencairan BSU 2025:
- Penyaluran Bertahap
Pemerintah membagi pencairan dalam beberapa tahap sesuai kesiapan data dan wilayah. Hal ini bertujuan untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan terverifikasi.
- Verifikasi Ulang oleh Kemnaker
Meski pekerja telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, data tetap harus diverifikasi ulang oleh Kemnaker. Proses ini termasuk pemadanan dengan program bantuan sosial lainnya untuk menghindari tumpang tindih bantuan.
- Kendala Teknis di Bank Penyalur
Dana BSU disalurkan melalui bank tertentu yang bekerja sama dengan pemerintah. Namun, jika terdapat masalah seperti rekening tidak aktif, data tidak sesuai, atau nama di rekening berbeda dengan KTP, maka pencairan akan tertunda hingga verifikasi ulang selesai.
- Pemadanan Data Lintas Lembaga
BPJS Ketenagakerjaan, Kemnaker, dan Kementerian Sosial (Kemensos) terus berkoordinasi untuk menyempurnakan data. Hal ini dilakukan agar penerima benar-benar layak menerima bantuan dan tidak terjadi penerimaan ganda.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

