Bupati Bandung Target Selesaikan 5 Ribu Rutilahu Selama 2026
Bupati Bandung Dadang Supriatna melaksanakan program bedah rumah milik Agus di Desa Banjarsari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Sabtu 24 Januari 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID- Bupati Bandung Dadang Supriatna melaksanakan program bedah rumah milik Agus di Desa Banjarsari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Sabtu 24 Januari 2026.
Program unggulan bedah rumah ini dilaksanakan usai Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama istrinya Emma Dety Permanawati menginap di rumah tersebut dalam program Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa).
Kegiatan bedah rumah ini, Pemerintah Kabupaten Bandung bekerjasama dengan BAZNAS, PDAM Tirta Raharja, BPR Kerta Raharja, bank bjb dan para stakeholder lainnya. Bedah rumah yang semula direncanakan 10 unit rumah, namun Bupati Bandung merencanakan ada penambahan 2 unit rumah lagi, sehingga totalnya 12 unit rumah.
Dadang mengatakan, pelaksanaan bedah rumah atau rehab total pembangunan rumah tidak layak huni atau Rutilahu ini adalah tindak lanjut dari program serupa pada periode pertama kepemimpinannya.
"Bedah rumah ini sudah berjalan pada periode pertama. Selama 3,5 tahun, kami sudah menyelesaikan 29.327 unit rumah pada program perbaikan Rutilahu," kata Dadang.
Tetapi, lanjut Dadang, setelah dilakukan pendataan ulang ternyata masih menyisakan sekitar 15.000 an unit rumah (rumah tidak layak huni) di Kabupaten Bandung, termasuk di Kecamatan Pangalengan.
"Kenapa di Kecamatan Pangalengan ini, terutama di daerah perkebunan ini melalui pentahelix dalam pengerjaan bedah rumah karena memang lahannya, lahan Perkebunan," ujarnya.
Terkait dengan pelaksanaan bedah rumah itu, kata Dadang, sehingga pihaknya berkoordinasi dengan beberapa leading sektor dan mitra kerja.
"Alhamdulillah, hari ini di Desa Banjarsari ada 12 unit rumah yang akan kita bedah rumah," ujarnya.
Dadang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dalam pelaksanaan bedah rumah secara serentak ini. Termasuk ucapakan terima kasih disampaikan kepada para donatur yang telah bekerjasama membantu dalam program bedah rumah tersebut.
"Kami targetkan dan untuk tahun ini memang anggaran kita berkurang melalui transfer ke daerah atau TKD. Sehingga kita baru bisa menganggarkan sekitar 560 unit rumah melalui desa dan 2000 unit rumah melalui Disperkimtan Kabupaten Bandung. Sehingga total baru 2.560 unit rumah," katanya.
Dadang melanjutkan, setelah dihitung kebutuhan dari 4 unit kali 270 desa dan 10 kelurahan, nantinya akan dianggarkan melalui BKK.
"Anggaran yang dibutuhkan kurang lebih sekitar Rp 16,8 miliar. Insya Allah kita akan tambah di APBD-Perubahan termasuk di Disperkimtan Kabupaten Bandung. Target kita tahun ini insya Allah sampai 4.000-5.000 unit rumah dalam program Rutilahu atau perbaikan rumah tidak layak huni," ujarnya.
Dari sekitar 15.000 unit rumah tidak layak huni di Kabupaten Bandung, Kang DS berharap bisa selesai dalam tiga tahun kedepan.
"Ini target kami dan kenapa kita fokus menyelesaikan Rutilahu. Tadi ujungnya supaya masyarakat sehat. Dengan rumah yang sehat, maka akan berdampak terhadap pribadi dan lingkungan, sehingga lebih sehat lagi," katanya.***
Editor : JakaPermana

